Revitalisasi Pasar Besar Kota Batu Akhir Tahun 2021, Pedagang Segera Direlokasi

Jun 26, 2021 15:48
Suasana aktivitas jual beli di Pasar Besar Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)
Suasana aktivitas jual beli di Pasar Besar Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)

BATUTIMES - Relokasi segera harus dilakukan oleh Pemkot Batu setelah Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) revitalisasi Pasar Besar Kota Batu turun dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR). Recananya dua sampai tiga bulan mendatang rekolakasi harus dituntaskan.

“Pembangunan akhir tahun 2021 ini sudah dimulai, jadi kurun waktu dua sampai tiga bulan kedepan harus segera diselesaikan,” ungkap Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) Kota Batu, Eko Suhartono.

Tempat reloksi untuk para pedagang itu lanjutnya, tidak boleh asal-asalan. Sebab ingin memberikan yang maksimal kepada pedagang supaya aktivitas jual beli tetap lancar.

“Tempat rekolasi untuk pedagang ini harus bagus dan maksimal, karena menyangkut dengan aktivitas jual beli. Karena sebagai tempat berjualan untuk sementara,” ungkapnya.

Ia mendiskripsikan nantinya bedak sementara untuk para pedagang ini terbuat dari galvalum. Kemudian dengan dinding spandek dan atap asbes. Sehingga tidak ada triplek seperti umumnya.

Eko menekankan tidak ada pungutan dalam relokasi pedagang Pasar Besar Kota Batu ini. “Saya tekankan untuk tempat relokasi pedagang ini gratis, tidak memungut biaya sepeserpun,” tambah mantan Kepala Dinas Perpustakaan Kota Batu ini.

Sedangkan, besaran DIPA tidak langsung sepenuhnya diberikan sesuai dengan Perpres No.80 tahun 2019 tentang percepatan pembangunan ekonomi di Jawa Timur senilai Rp 200 miliar. Tetapi anggaran pelaksanaan pembangunan secara bertahap.

Sebab besarannya itu sudah jadi kewenangan Kementerian PUPR. Bisa saja pada tahap pertama tahun ini (2021) 10 persen, tahun 2022 90 persen karena besaran pengerjaan fisik lebih banyak tahun tersebut. 

Sedang, lahan keseluruhan Pasar Besar Kota Batu ini ada 4,5 hektare dengan lima unit pasar. Bangunan saja 2,5 hektare. Sisanya parkiran dan lain-lain. Seharusnya pembangunan sudah berjalan tahun 2020, namun karena pandemi Covid-19 sehingga tertunda. 

 

Topik
Revitalisasi Pasarkualifikasi piala asiaPasar Besar Kota Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru