Melalui Demajors, Pablo Cikaso Luncurkan Hasil Aransemen Dua Anthem Indie Lokal Era 2000-an

Jun 26, 2021 08:46
Raka Surya atau yang memiliki nama panggung Pablo Cikaso. (Foto: Demajors)
Raka Surya atau yang memiliki nama panggung Pablo Cikaso. (Foto: Demajors)

INDONESIATIMES - Demajors Independent Music Industry (DIMI), sebuah perusahaan rekaman Indonesia yang beroperasi di luar batas-batas musik arus utama, resmi meluncurkan rekaman pertama dari Pablo Cikaso yang bertajuk "Konservatif" dan "Bersandar". 

Lagu-lagu tersebut merupakan hasil aransemen ulang yang dilakukan oleh Pablo Cikaso dalam meramu lagu dari pentolan band indie di medio tahun 2000-an. Yakni ada The Adams - Konservatif dan White Shoes and The Couples Company - Bersandar. 

"Lagu milik The Adams dan White Shoes and The Couples Company tersebut pada awalnya saya rekam secara iseng-iseng, karena dulu saya memang tumbuh besar bersama lagu-lagu itu," ungkap Raka Surya yang merupakan sosok tunggal dibalik Pablo Cikaso.

Dari proses itulah, kemudian Pablo berusaha mengeksplorasi nada demi nada sehingga menghasilkan deretan lagu yang memiliki sound khas di era 1980-an.

"Seiring dengan eksplorasi saya akan bunyi-bunyian serta budaya populer era ’80-an, keluarlah terjemahan sedemikian rupa, Lalu seperti biasa kemudian saya bagikan lewat YouTube," tuturnya. 

Artwork Pablo Cikaso - Konservatif

Kini kedua rekaman lagu tersebut untuk pertama kalinya sudah tersedia secara resmi di berbagai macam platform digital, setelah Demajors membantu menjadi perantara dengan pihak pemilik lagu, yakni The Adams dan White Shoes and The Couples Company. 

Kedua lagu ini dapat ditemui di platform digital musik dunia dengan penyebutan Pablo Cikaso, The Adams - Konservatif (Pablo Cikaso Version) dan Pablo Cikaso, White Shoes and The Couples Company - Bersandar (Pablo Cikaso Remix).

Saleh Husein selaku gitaris sekaligus vokalis dari The Adams pun merasakan sensasi yang berbeda ketika mendengarkan hasil karya aransemen Pablo Cikaso yang mengusung sound era 1980-an.

"Tidak pernah terbayang sebelumnya lagu Konservatif digubah dengan gaya city pop '80-an itu jadi menarik," ujarnya. 

Kemudian Saleh yang juga didapuk sebagai gitaris handal dari White Shoes and The Couples Company ini juga mengatakan bahwa Pablo Cikaso berhasil memberikan tawaran baru dalam industri musik Indonesia.

"Pablo Cikaso memberikan tawaran mood yang berbeda, kreatif memaknai musiknya dan bisa didengar dalam kondisi apapun," kata pria yang akrab disapa Ale ini. 

Artwork Pablo Cikaso - Bersandar

Sementara itu, David Tarigan selaku A&R dari label rekaman Demajors menuturkan bahwa pihaknya ketika mendengar hasil karya dari Pablo Cikaso langsung terpikat dengan sound yang ditawarkan.

"Kami di Demajors terpikat dengan paket unik yang ditawarkan entitas Pablo Cikaso, estetika khas seni internet yang dia bangun, selain tentunya musiknya yang memang menarik, mewakili zaman," tuturnya. 

Selain itu menurutnya, momen penggarapan ulang karya dari The Adams dan White Shoes and The Couples Company oleh Pablo Cikaso merupakan momen latihan paraktek HAKI (Hak atas Kekayaan Intelektual) zaman sekarang.

"Juga sekalian menjadi latihan praktik HAKI zaman sekarang, 'meresmikan' kegiatan membagi karya yang secara alami tumbuh di media sosial," imbuhnya. 

Sebagai informasi, lagu rekaman "Konservatif" dan "Bersandar" dari Pablo Cikaso rencananya juga akan tersedia dalam format piringan hitam dalam waktu dekat. Pablo Cikaso pun masih menyiapkan materi-materi besutan sendiri untuk rencana album debutnya. 

Pablo Cikaso merupakan sebuah proyek musik yang dibentuk oleh Raka Surya pada tahun 2016. Nama Pablo Cikaso terinspirasi dari nama seorang seniman kubisme yaitu Pablo Picasso. Selain juga tempat tinggal Raka saat itu di Cikaso, Bandung.

Topik
lagu konservatifgeorge floydindustri musik IndonesiaMusik Indonesia
Townhouse-The-Kalindra-foto-The-Kalindra-P80c5928dba440a88.jpg

Berita Lainnya

Berita

Terbaru