Jauh Dari Target, Dishub Kota Batu Pesimis Retribusi Parkir Capai Target 2021

Jun 26, 2021 08:22
Kendaraan yang terparkir di Alun-Alun Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Kendaraan yang terparkir di Alun-Alun Kota Batu. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

BATUTIMES - Penerimaan kas daerah Kota Batu dari retribusi parkir masih menjadi perbincangan hangat. Pasalnya, hingga awal Juni ini tercatat penerimaan yang masuk baru 1,64 persen atau senilai Rp 139 Juta. Padahal, hingga akhir tahun ini retribusi parkir tepi jalan Kota Batu ditargetkan mencapai Rp 8,5 Miliar.

Capaian semester awal yang sangat jauh dari target itu tentunya menyisakan banyak pertanyaan. Meski begitu, Dinas Perhubungan Kota Batu berusaha realistis dan tak berharap banyak untuk menyentuh angka Rp 8,5 Miliar.

“Sampai akhir tahun mendatang tidak bisa mencapai target, dilihat awal Juni baru 1 sekian persen,” kata Kepala Dinas Perhubungan Kota Batu, Imam Suryono, Jumat (25/6/2021). 

Meski demikian, Imam menaruh harapan retribusi parkir tepi jalan bisa tembus angka Rp 1 Miliar. Walaupun pada tahun-tahun sebelumnya retribusi juga tidak bisa tembus angka tersebut.

“Meskipun tidak sampai di angka yang ditargetkan, setidaknya nanti bisa sampai pada Rp 1 Miliar,” harapnya. 

Sementara itu, dari data Dinas Perhubungan Kota Batu tercatat ada 230 titik parkir di Kota Batu. Jumlah itu bertambah menjadi 281 titik setelah baru-baru ini ada 51 titik parkir baru. Selanjutnya bada 384 juru parkir yang terdiri dari 53 jukir di kawasan Alun-Alun Batu dan 13 koordinator di seluruh Kota Batu.

Sebelumnya, Pemkot Batu telah melakukan kajian potensi retribusi parkir. Hasilnya, potensi retribusi parkir di Kota Apel itu bisa mencapai Rp 7 Miliar. Namun jika dilihat dari pendapatan yang masuk hingga Juni ini, maka bisa disebut jika keadaan di lapangan tak seperti hasil kajian yang telah dilakukan. Hal itu dimungkinkan karena kurang tertibnya juru parkir dalam melayani masyarakat dengan memberikan karcis.

Lebih jauh Imam menjelaskan jika retribusi parkir seharusnya bisa melebihi angka yang didapat saat ini. Salah satunya terlihat dari lahan parkir di kawasan Alun-alun Kota Batu yang selalu ramai, terutama saat akhir pekan.

“Yang masuk retribusi ini yang berada tepat di tepi jalan umum,” ungkap Imam.

Begitu juga untuk lahan parkir yang berada di depan Plaza Batu juga dikenakan retribusi parkir tepi jalan. “Termasuk Batu Plaza, karena belum penentuan khusus, jadi masuk pada retribusi tepi jalan umum,” imbuhnya.

Topik
Retribusi ParkirKota BatuDinas Perhubungan kota batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru