Kepergok Palak Sopir Truk Tebu, Polisi Ciduk Preman Jalanan

Jun 25, 2021 11:13
Terduga pelaku AH (33) sesaat usai diamankan Polisi (foto: Polsek Bululawang Polres Malang for MalangTIMES)
Terduga pelaku AH (33) sesaat usai diamankan Polisi (foto: Polsek Bululawang Polres Malang for MalangTIMES)

MALANGTIMES - Atensi Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo dalam memberantas premanisme jalanan terus dijalankan jajaran Polres Malang. Baru-baru ini, seorang preman diciduk lantaran memeras sopir truk yang diketahui penyuplai tebu ke PG Krebet.

Kapolsek Bululawang, Kompol Pudjiono membenarkan bahwa pihaknya baru-baru ini menangkap seorang preman yang memeras sopir truk tebu. Dari pemeriksaan, terduga pelaku bernama AH (33) warga asal Palangkaraya yang berdomisili di Desa Gondanglegi Kulon, Kecamatan Gondanglegi, Kabupaten Malang.

“Benar, kami telah mengamankan preman yang memeras sopir truk tebu PG Krebet,” ujar Pudjiono, Jum'at (25/6/2021) yang sekaligus menegaskan bahwa preman tersebut berdalih keamanan saat memalak uang kepada sopir truk.

Mulanya Jum'at (18/6/2021) pekan lalu, AH berkeliaran di sekitar PG Krebet. Saat itu waktu menunjukkan sekitar 21.00 WIB. Melihat ada truk tebu yang antri untuk bongkar muatan, kemudian pria berwajah sangar itu menghampirinya.

“(tahu hal tersebut, red) satpam PG Krebet menghubungi Polsek Bululawang, bahwa terjadi aksi preman memeras sopir truk tebu. Kami bergerak menindaklanjuti laporan ini,” ungkap Pudjiono.

Dan memang benar setelah tiba di lokasi, Polisi kemudian melihat preman tersebut juga membawa golok. Khawatir ada tindakan yang tidak diinginkan, Polisi langsung melakukan penyergapan agar terduga pelaku segera tertangkap.

“Kami amankan tersangka preman beserta barang bukti sebilah senjata tajam jenis pisau besar (golok). Kami juga amankan uang tunai hasil memeras para sopir truk tebu,” kata mantan Kapolsek Lowokwaru Polresta Malang Kota itu.

Hasil pemeriksaan Polisi, tindakan terduga pelaku ini adalah aksi premanisme. Hal itu karena AH mengancam menggunakan senjata tajam untuk memalak.

Modusnya, sopir truk yang menyetorkan uang akan dijamin keamanannya. Dan modus tersebut lah yang saat ini jadi atensi Kapolri atas perintah Presiden RI Joko Widodo untuk memberantas tindak premanisme jalanan.

“Kami sudah mengamankan tersangka dan barang bukti. Sekarang masih proses sidik lebih lanjut,” pungkas Pudjiono

Topik
pengurangan jam kerja ASN LumajangKabupaten Malangpolsek bululawangPolres Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru