Mantan Petinju Nasional Dipasung, Ini Kendala Dinsos Kabupaten Malang di Program Bebas Pasung

Jun 25, 2021 11:09
Mantan petinju nasional Sugianto alias Gian Mugabe yang dipasung di rumahnya. (foto: Igoy/MalangTIMES)
Mantan petinju nasional Sugianto alias Gian Mugabe yang dipasung di rumahnya. (foto: Igoy/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Malang terus berupaya melakukan pendekatan kepada keluarga orang yang dipasung. Salah satunya mantan petinju nasional Sugianto alias Gian Mugabe. Hal itu untuk mendukung program pemerintah provinsi (pemprov) bahwa Jawa Timur bebas pasung.

Sekretaris Dinas (Sekdin) Sosial Kabupaten Malang Wendy Hermawan mengatakan bahwa untuk penanganan orang yang dipasung membutuhkan kerja bersama. Termasuk dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang sebagai organisasi perangkat daerah (OPD) yang berkompeten untuk tracing masalah kesehatan masyarakat.

“Jadi, butuh kerja bersama karena kami ada tim. Bukan selalu masalah pasung itu Dinsos,” kata Wendy.

Secara teknis, Dinsos Kabupaten Malang melalui Kepala Bidang (Kabid) Rehabilitasi Sosial (Resos) Retno Tri sependapat dengan Wendy Hermawan. Bidang rehabilitasi sosial harus bekerja dama dengan Dinkes sebagai tim yang menangani permasalahan kesehatan, termasuk pasung.

Namun dalam hal ini, bidang rehabilitasi sosial mengalami kendala di lapangan. “Kami mengalami beberapa kendala. Salah satunya yakni Izin dari keluarga. Beberapa keluarga (orang dipasung, red) tidak semua mengizinkan untuk dibawa ke RSJ (rumah sakit jiwa),” ungkap Retno.

Disinggung mengenai mantan petinju nasional Gian Mugabe yang sedang dipasung di rumahnya di Lawang, Retno menjelaskan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang telah melakukan pemantauan.

Tetapi, kendala izin dari keluarga menjadi hambatan tersendiri bagi Dinsos Kabupaten Malang untuk membawa Gian Mugabe ke RSJ. Pasalnya, sebelumnya, Gian Mugabe sempat dibawa ke RSJ Lawang, namun keluar dan kembali dibawa ke rumahnya.

“Jadi, informasi yang kami dapat sama seperti yang ada di lapangan. Keluarga belum mengizinkan (untuk dibawa ke RSJ, red),” imbuhnya.

Namun sejauh ini, Dinsos Kabupaten Malang tetap akan berupaya untuk membujuk keluarga Gian Mugabe ataupun orang yang dipasung lainnya agar ikhlas membawa anggota keluarganya di RSJ. “Kami tetap berupaya untuk membujuk keluarga (orang yang dipasung, red). Selain itu, terus melakukan sosialisasi terkait bebas pasung di setiap kecamatan,” pungkas Retno.

Topik
Pertina Kabupaten Malangseleksi pemain persewangiDinsos Kabupaten MalangDinkes Kabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru