Klaster Perumahan Puri Nirwana Kota Malang, 13 Orang Positif Covid-19

Jun 23, 2021 19:30
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif saat ditemui awak media beberapa waktu lalu. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)
Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif saat ditemui awak media beberapa waktu lalu. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Klaster perumahan di Kota Malang kembali bertambah. Kali ini, muncul klaster perumahan di Perumahan Puri Nirwana Gajayana, Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. Dari hasil swab antigen dinyatakan sebanyak 13 orang yang berada di Perumahan Puri Nirwana Gajayana Kavling 31, positif Covid-19. Sebanyak 13 orang tersebut adalah penghuni pondok pesantren yang berada di dalam kawasan perumahan.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul Muarif ketika dihubungi melalui saluran telepon. Pihaknya menyatakan bahwa sebanyak 13 orang positif Covid-19 hasil swab antigen bermula dari salah satu orang yang sakit. 

"Di situ sekitar 28 (santri, red) tambah 2 (pengasuh, red). Salah satunya sakit. Kemudian setelah diperiksa, dilakukan swab antigen kepada satu orang tersebut hasilnya positif Covid-19," ungkapnya kepada MalangTIMES.com, Rabu (23/6/2021). 

Lalu satu orang yang sakit dan berdasarkan hasil swab antigen dinyatakan positif Covid-19 tersebut, kata Husnul telah dibawa oleh keluarganya untuk menjalani isolasi mandiri. 

"Yang lain di-Tracing dan Testing jadi dari 30 dikurangi satu, jadi 29 orang. Ada 12 orang hasil swab antigen positif (Covid-19, red)," ujarnya. 

Berdasarkan informasi yang dihimpun oleh MalangTIMES.com, bahwa 12 orang tersebut menjalani swab antigen pada tanggal 22 Juni 2021 dan telah keluar hasil bahwa positif Covid-19.

Kemudian, sebagai informasi bahwa rumah di Perumahan Puri Nirwana Gajayana Kavling 31 tersebut juga digunakan sebagai tempat pondok pesantren para santriwan dan santriwati. 

Husnul mengatakan, terkait penutupan aktivitas di pondok pesantren tersebut, pihaknya telah berkoordinasi dengan jajaran kelurahan dan kecamatan. "Kemudian juga dilakukan penyemprotan dekontaminasi tadi malam. Juga disampaikan mengurangi interaksi didalam kegiatan disitu," terangnya. 

Lebih lanjut, apakah salah satu orang yang sakit kemudian positif setelah dilakukan swab antigen tersebut berkeliaran hingga menularkan kepada yang lain, pihaknya mengaku belum menerima laporan tertulis dari Puskesmas Dinoyo. "Jadi keterangan dari informasi itu belum ada. Teman-teman puskesmas melakukan tracing ulang atau tracing lanjutan," tuturnya. 

Dengan banyaknya penyebaran Covid-19 melalui klaster perumahan, perkampungan dan takziah di Kota Malang, Husnul mengimbau kepada masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan Covid-19 secara ketat. 

"Penerapan protokol kesehatan seperti 5M itu bisa dilaksanakan dengan baik. Karena dengan penerapan protokol kesehatan yang baik, sangat efektif mencegah penularan dan penyebaran Covid-19," tandasnya. 

Sementara itu, Ketua RW. 07 Kelurahan Dinoyo, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang Trisulo mengatakan dalam keterangan tertulisnya bahwa terhadap 12 orang penghuni rumah di Perumahan Nirwana Gajayana Kavling 31 tersebut sedang dilakukan isolasi mandiri. 

"Untuk sementara telah dilakukan isolasi mandiri di lantai tiga dengan arahan tenaga medis Puskesmas Dinoyo," terangnya. 

Dan juga untuk mencegah terjadinya penyebaran Covid-19 semakin meluas, pihaknya juga telah mengimbau kepada masyarakat khususnya warga lansia (lanjut usia) dan anak-anak agar tetap dirumah saja, mengurangi aktivitas diluar rumah dan mengurangi bepergian serta menerapkan protokol kesehatan. 

Lalu untuk pemilik rumah kost juga diminta agar mengimbau para penghuninya tetap dirumah saja dan menerapkan protokol kesehatan. 

"Menghindari kerumunan untuk waktu yang lama khususnya di cafe, rumah makan dan lain-lain. Serta mewajibkan test antigen bila datang atau pulang dari daerah asal," pungkasnya.

Topik
motor balapHusnul Muarifpuri nirwana gajayanapenderita kanker wajah

Berita Lainnya

Berita

Terbaru