Pembangunan 3 SMP Baru, Wakil Ketua Fraksi PKS Ajak Masyarakat Turut Andil Lakukan Pengawasan

Jun 23, 2021 14:38
Sekretaris Komisi D DPRD Kota Malang Rokhmad saat turut andil dalam kegiatan peletakan batu pertama dalam pembangunan SMPN 29 Malang. (Ist)
Sekretaris Komisi D DPRD Kota Malang Rokhmad saat turut andil dalam kegiatan peletakan batu pertama dalam pembangunan SMPN 29 Malang. (Ist)

MALANGTIMES - Pemkot Malang kini membangun tiga SMP baru. Tiga sekolah tersebut yakni SMPN 28, SMPN 29, dan SMPN 30 Malang. Peletakan batu pertama pun telah dilakukan oleh Wali Kota Malang Sutiaji beberapa waktu lalu.

Menanggapi pembangunan tiga sekolah baru itu, Wakil Ketua Fraksi PKS Kota Malang Rokhmad mengajak masyarakat turut serta dalam mengawal dan melakukan pengawasan sesuai dengan porsinya.

"Sekolah itu kan milik bersama, milik masyarakat. Maka saya harap untuk mengawal bersama. Tidak hanya dewan maupun pihak-pihak terkait saja," ungkap pria yang juga sekretaris Komisi D DPRD Kota Malang itu.

1

Lebih lanjut dijelaskan, jika pengawasan berjalan dengan baik, tentunya  pembangunan sesuai dengan trek dan kemudian akan terwujud pembangunan sekolah yang sesuai harapan atau perencanaan. 

"Kebermanfaatan pembangunan akan dirasakan masyarakat. Kemajuan pendidikan, pemerataan pendidikan hingga imbasnya juga dalam hal perekonomian. Dari yang membangun juga mendatangkan keberkahan," ungkapnya.

Dengan berdirinya sekolah-sekolah baru itu, dirinya berharap agar semua peserta didik yang sesuai dengan kualifikasi ataupun aturan yang berlaku bisa terfasilitasi dengan adanya sekolah baru tersebut. 

"Masyarakat sekitar, anak-anak semuanya, harus  sekolah. Tidak ada kata anak-anak tidak sekolah, terutama di tingkat SMP. Tapi kalau ada yang ingin bersekolah di swasta, tidak apa-apa karena itu kan pilihan," ucapnya.

3

Begitu pun dalam hal perekonomian. Pihaknya berharap agar  ekonomi warga sekitar bisa tumbuh terdongkrak dengan mengoptimalkan usaha mereka seperti halnya kuliner maupun bidang lainnya. 

"Yang diharapkan juga tentu perubahan perilaku masyarakat. Misalnya yang dulu kawasan kumuh, adanya sekolah baru memberikan dampak positif. Mereka kemudian bisa sadar dan memperbaiki kawasannya menjadi lokasi yang bersih. Berada di lokasi sekitaran tempat pendidikan pastinya akan kecipratan wangi (dampak positif)," pungkasnya.

 

Topik
Sekolah baru di Kota Malangprodi manajemenKota MalangDPRD Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru