Gelar Pelatihan Instruktur Senam Lansia, Dinsos-P3AP2KB Kota Malang: Peserta Konsisten

Jun 23, 2021 14:34
Gelaran pelatihan instruktur senam lansia yang digelar oleh Dinsos-P3AP2KB Kota Malang di Eks Kantor Dinas Sosial Kota Malang, Rabu (23/6/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)
Gelaran pelatihan instruktur senam lansia yang digelar oleh Dinsos-P3AP2KB Kota Malang di Eks Kantor Dinas Sosial Kota Malang, Rabu (23/6/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang telah selesai menggelar pelatihan instruktur senam lansia (lanjut usia). Kegiatan yang bertujuan meningkatkan kualitas kesehatan lansia itupun berjalan lancar.

Kepala Bidang Pemberdayaan Sosial dan Penanganan Fakir Miskin Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Djoewita Wahanani melalui Kepala Seksi Pemberdayaan Sosial Heri Wiyono mengatakan, gelaran pelatihan instruktur lansia tersebut mulai dibuka Selasa (15/6/2021) hingga ditutup hari Rabu (23/6/2021). 

"Alhamdulillah mulai hari pertama sampai penutupan para peserta tetap semangat dan konsisten. Itu dibuktikan dengan daftar hadir 100 persen mulai awal sampai akhir," ungkapnya kepada MalangTIMES.com, Rabu (23/6/2021).

Untuk peserta yang mengikuti gelaran pelatihan instruktur senam lansia yang digelar oleh Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, sebanyak 62 orang yang terdiri dari 57 kelurahan dan 5 kecamatan yang ada di Kota Malang. 

Dalam praktiknya, sebanyak 62 orang peserta pelatihan instruktur senam lansia mendapatkan materi terkait senam lansia. Selama empat hari efektif dilakukan pelatihan khusus masalah teori dan praktiknya. 

"Dari hasil diadakan senam bersama, 99 persen mereka sudah menguasai ilmunya dan keterampilan yang diberikan selama pelatihan," ujarnya. 

Untuk jenjang usia dari masyarakat yang mengikuti pelatihan instruktur senam lansia dimulai dari masyarakat yang berusia pra lansia atau berusia lebih 50 tahun. "Peserta yang paling tua itu ada yang berusia 65 tahun," katanya.

"Pesertanya itu dalam kelompok pra lansia atau dimungkinkan sudah lansia. Kalau kondisinya masih fit bisa mentransfer dan melatih para calon-calon pelatih di tingkat RW," imbuhnya.

Sementara itu, pihaknya berharap dengan diadakannya pelatihan instruktur senam lansia oleh Dinsos-P3AP2KB Kota Malang tidak hanya berhenti sampai pada hari ini. Namun, harapannya dapar berkelanjutan dengan masyarakat lansia di tataran RW di Kota Malang.

"Harapan kami ini adalah titik awal bagaimana nantinya ilmu dan keterampilan yang telah disampaikan itu mereka aplikasikan dan terapkan ke masing-masing kelurahan dan nantinya ke setiap RW," terangnya. 

Selain itu, di masing-masing RW juga dapat terbentuk kelompok-kelompok senam masyarakat lansia yang dapat terlatih dan menerapkan pola hidup sehat dengan berolahraga. 

Sebagai informasi, bahwa dalam kegiatan penutupan gelaran pelatihan instruktur senam lansia juga dilakukan evaluasi tentang pelatihan yang akan dijadikan patokan untuk penyusunan program di tahun-tahun depan.

Topik
senam lansiasenam lansiaDinsos P3AP2KB Kota MalangKota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru