Disparbud Kabupaten Malang: Menparekraf Cocok Punya Kantor di Malang

Jun 19, 2021 19:19
Salah satu destinasi wisata di Kabupaten Malang (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)
Salah satu destinasi wisata di Kabupaten Malang (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf ) Sandiaga Uno akan kembali melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Malang. Rencananya kedatangan mantan pasangan Prabowo dalam pencalonan presiden itu akan tiba di Kabupaten Malang pada Selasa (22/6/2021) depan.

Seperti diketahui, sebelumnya Sandiaga Uno telah melakukan kunjungan di Cafe Sawah, Desa Pujon Kidul, Kabupaten Malang bersama penyanyi kenamaan seperti Denny Caknan dan pelawak Cak Percil. Rencana kedatangan Sandiaga Uno ini pun memantik pernyataan dari Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Malang.

Kepala Disparbud Kabupaten Malang Made Arya Wedanthara mengatakan, kunjungan Sandiaga Uno nantinya akan menuju ke kawasan Kecamatan Tumpang, seperti Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Hal itu karena di kawasan Kecamatan Tumpang juga banyak potensi wisata.

“Nanti kami akan membawa beliau (Sandiaga Uno) berkeliling ke sejumlah wisata Kabupaten Malang. Terutama ke TNBTS,” tutur Made.

Pada kesempatan itu, nantinya Made tidak akan menyia-nyiakan kesempatan. Pasalnya, ia akan mengusulkan agar Mas Menteri (sapaan akrab Sandiaga Uno) agar memiliki kantor di Kabupaten Malang.

“Kami berfikir bahwa potensi wisata di Kabupaten Malang juga melimpah. Karena itu, sangat layak jika pak Sandi punya kantor di Kabupaten Malang,” ungkapnya.

Sementara itu, terkait fasilitas dan lokasi kantor. Made menyebutkan bahwa pihaknya siap untuk mendukung dan menyiapkan fasilitas untuk dibuat kantor Menparekraf pada salah satu wilayah di Kabupaten Malang.

“Soal lokasi kantor? Jika pak Sandi mau bisa kami carikan lokasinya nanti,” pungkasnya.

Sebagai informasi, selain berkantor di Jakarta, Menparekraf Sandiaga Uno juga memiliki kantor di Bali sejak 28 Januari 2021 lalu. Alasan berkantor di pulau Dewata itu sendiri karena pihaknya bisa medengar dan merasakan keluhan pelaku wisata di sana.

Topik
sepakbola u 16Disparbud Kabupaten Malangkantor menparekrafbocah tewas tertimpa tembok

Berita Lainnya

Berita

Terbaru