Operator Ngalam 112 Siaga 24 Jam, Setahun Layani 422 Pengaduan

Jun 19, 2021 14:21
Salah satu operator yang sedang memantau layar layanan Ngalam 112. (Foto: Humas Pemkot Malang)
Salah satu operator yang sedang memantau layar layanan Ngalam 112. (Foto: Humas Pemkot Malang)

MALANGTIMES - Kota Malang memiliki pusat pengaduan berupa layanan panggilan darurat melalui Ngalam 112 yang tidak dimiliki semua daerah. Dalam sistem kerjanya, ada operator yang bekerja di balik layar selama 24 jam menjadi penentu kecepatan penanganan darurat secara gratis pada setiap kejadian yang terjadi di Kota Malang.

Para operator Ngalam 112 yang bekerja selama 24 jam ini hampir tidak pernah terlirik. Karena selalu berada dalam ruangan yang cenderung tidak terdapat kontak fisik langsung dengan publik, tapi keberadaannya banyak membantu warga Kota Malang.

"Selamat pagi bapak/ibu. Kami dari Layanan Kedaruratan Kota Malang atau Ngalam 112. Ada yang bisa kami bantu? Laporan bapak/ibu segera kami teruskan untuk ditindaklanjuti. Terima kasih informasi dan laporannya, semoga bapak/ibu sehat selalu. Selamat pagi," sapa seorang petugas operator Ngalam 112 dari sudut Ngalam Command Center (NCC) Balai Kota Malang dengan ramah, sopan dan santun.

Untuk diketahui, layanan panggilan darurat melalui Ngalam 112 ini dikelola oleh Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Malang.

Kepala Diskominfo Kota Malang Muhammad Nur Widianto mengatakan pelayanan darurat bermacam-macam. "Pada prinsipnya setiap pengaduan kejadian di lapangan langsung dapat ditangani. Baik itu berkaitan kecelakaan, kebakaran, kebencanaan, dan kejadian kegawat daruratan lainnya," ungkap Wiwid panggilan akrab Muhammad Nur Widianto dalam keterangan resmi yang diterima MalangTIMES.com, Sabtu (19/6/2021).

Layanan Ngalam 112 sudah dioperasionalkan sejak Bulan April 2020, tepat di masa-masa awal pandemi Covid-19. Hal tersebut juga menandakan layanan Ngalam 112 sudah memberikan pelayanan terbaik kepada warga Kota Malang selama lebih dari satu tahun lamanya.

Dari rekapitulasi petugas layanan Ngalam 112, jumlah laporan pengaduan yang masuk dari masyarakat sebanyak 422 kejadian. Terkhusus pada tahun 2021, mulai Bulan Januari hingga Bulan Mei 2021 telah terhimpun laporan kejadian sebanyak 124 pengaduan.

Pria yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Bagian Humas Sekretariat Daerah Kota Malang ini juga menyebutkan bahwa jumlah pengaduan terbanyak yakni terkait kecelakaan yang kemudian diikuti laporan evakuasi hewan.

"Pengaduan terbanyak tentang kecelakaan dengan jumlah 35 kasus, diikuti laporan tentang evakuasi hewan sebanyak 33 kasus," sebutnya.

Untuk sisanya berkaitan dengan permintaan ambulans, pengaduan terkait kebakaran, pohon tumbang, penemuan jenazah, kendala listrik dan kejadian darurat lainnya yang membutuhkan penanganan cepat.

Dalam menjalankan tugasnya sebagai operator, personel operator Ngalam 112 berjumlah 18 orang yang bekerja dengan pola kerja shift. "Shf pagi pukul 05.00-13.00 WIB, shift siang pukul 13.00-21.00 WIB dan sif malam pukul 21.00-05.00 WIB," pungkasnya.
 

Topik
Layanan Panggilan Darurat 112ngalam 112muhammad nur widiantomuhammad nur widiantoDiskominfo Kota Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru