Berikan Sentuhan Warna Baru, Kos Atos Luncurkan Single-Klip Video "Hingga Ujung Mentari"

Jun 19, 2021 07:15
Para personel Kos Atos. (Foto: Dok. Kos Atos)
Para personel Kos Atos. (Foto: Dok. Kos Atos)

MALANGTIMES - Band Kos Atos meluncurkan single sekaligus klip video  terbarunya bertajuk "Hingga Ujung Mentari".  Di single ini, ada sentuhan warna baru pada genre musik yang diusung Kos Atos, yakni pop alternatif dengan kombinasi instrumen dan formula keroncong.

Band yang personelnya  jebolan Program Studi Pendidikan Seni Tari dan Musik Universitas Negeri Malang (UM)  ini cukup produktif dalam berkarya. Setidaknya sejak awal berdiri tahun 2014, tiga album dan tiga single telah terlahir dari Kos Atos. Mulai album Luta (2016), single Selagi Ada (2017), album Esok Lagi (2018), album Local Heroes (2019), single Harapan (2019), single Keroncongkan Sekitarmu (2021) dan single Hingga Ujung Mentari (2021).

Karya-karya tersebut pun tidak terlepas dari tangan-tangan kreatif para personel yang hingga sampai saat ini masih memperkuat Kos Atos. Yakni Mukti Irianto (vokal), Fajar Sandy (gitar), Michelle Brily (cello), Eka Catra (cak), Krisna Satria Winata (cuk), Rizky Ramadhani Attaqwa (biola, pianika),  Risandy Eka Nugraha (bas), dan Vigil Kristologus (perkusi).

Mengenai single "Hingga Ujung Mentari", Krisna menuturkan bahwa lagu ini tergolong baru dari segi warna musik yang disajikan  Kos Atos sebelumnya. Kos Atos yang sebelumnya terbiasa tampil dalam format progressive kini lebih easy listening dari segi sajian.

Sedangkan dari segi materi, Kos Atos masih membawakan tema yang universal perihal 'bangkit' dalam keseharian. Dalam hal ini menyikapi situasi sulit seperti di masa pandemi covid-19 sekarang ini.

"Single ini menceritakan bagaimana diri sebagai manusia memang butuh memanjakan diri serta mengajak pendengarnya untuk bersyukur di luar kesibukan atau progress yang sudah dilalui dengan kegiatan yang lebih santai," ungkapnya, Sabtu (19/6/2021).

Di masa-masa pandemi covid-19 sekarang ini, terdapat olahraga yang cukup digemari oleh masyarakat luas, yakni bersepeda. Lebih lanjut, Brilly mengatakan bahwa sekitar satu tahun lebih covid-19 mewabah, keinginan untuk terlepas dari virus yang telah mewabah di seluruh dunia ini biasanya banyak dilakukan dengan olahraga bersepeda.

"Bersepeda sudah seperti mendapat dukungan dari pemerintah. Salah satu contoh yang bisa dilihat adalah dengan memberikan ruang khusus atau jalur khusus bagi pesepeda di berbagai kota. Yang semula tak ada menjadi ada, yang semula biasa menjadi sesuatu yang harus diperhatikan," katanya.

Artwork cover Kos Atos - Hingga Ujung Mentari.

Selain olahraga, sambung  Eka Catra,  bersepeda memjadi sesuatu yang menarik untuk sekadar melepas penat atau saat merasa lelah usai bekerja. Daya pikat yang menarik dijagat media sosial seperti Instagram juga turut andil atas menjamurnya olahraga bersepeda ini.

"Jika kita mau telisik, klik saja hashtag sepeda, maka di sana banyak postingan muda-mudi hingga keluarga soal betapa bahagianya mereka ketika bersepeda. Dan umumnya mereka lakukan di sore hari," tuturnya.

Hal itu pun yang menjadikan inspirasi Kos Atos dalam meramu single sekaligus klip video terbaru "Hingga Ujung Mentari". Sebuah konsep sederhana namun sarat makna. Lagu ini juga menjadi semacam peringatan bahwa jika kita semua ingin menikmati hidup dengan menjalani apabpun adanya, hal itu akan memudahkan untuk melewatinya.

Terakhir, hal berbeda dalam kemasan lagu "Hingga Ujung Mentari" ini yakni Kos Atos berkolaborasi dengan pianis asal Kediri Glorianstya. Lagu ini direkam oleh Eka Catra di Studio Creatorikos.

Untuk visualnya, Kos Atos menggandeng Ajeng Dgs sebagai cast dan visualnya digarap oleh Michelle Brilly. Selain itu, karya ini jsudah dapat dinikmati melalui channel YouTube Kos Atos dan juga dapat didengarkan melalui streaming di seluruh platform musik digital. 
 

Topik
Teknologi belajar bahasa asingLuncurkan single baru

Berita Lainnya

Berita

Terbaru