Tak Cuma Hapus Kartu Kredit, Ahok Juga Setop "Uang Saku" Direksi Pertamina

Jun 17, 2021 09:06
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (Foto: Detik.com)
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (Foto: Detik.com)

INDONESIATIMES -  Bukan hanya fasilitas kartu kredit komisaris, direksi, sampai manajer Pertamina yang dihapus Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok. Komisaris utama PT Pertamina (Persero) itu juga menghentikan fasilitas gaji tambahan bagi direksi yang berbentuk uang representatif.

Penetapan ini juga sudah disetujui dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Pertamina yang digelar awal pekan kemarin dan mulai berlaku pada Selasa 15 Juni 2021. "Direksi sudah oke dan akan dijalankan direktur keuangan. Ini (uang representatif) di luar gaji," ujar Ahok. 

Sayangnya, Ahok tak merinci berapa besaran uang representasi yang dihapus tersebut. Pasalnya, sampai dengan RUPS digelar, tak ada satu pun direksi yang mau transparan soal gaji tambahan itu.

Yang pasti, tambah Ahok, penghapusan fasilitas ini bisa membantu perusahaan untuk berhemat. Pasalnya,  “uang saku” direksi ini diberikan di luar gaji yang sudah diterima. 

Untuk diketahui, uang representatif merupakan tambahan uang saku kepada pejabat negara, sekretaris daerah, pimpinan dan anggota DPRD, dan pejabat eselon II dalam melakukan perjalanan dinas.

$ebelumnya Ahok juga mengatakan Pertamina  telah menghapus fasilitas kartu kredit untuk dewan direksi, komisaris, hingga manajer perusahaan. Penghapusan kartus kredit ini dilakukan untuk menghemat pengeluaran perusahaan.

Ahok menyebut fasilitas kartu kredit tersebut cukup wah. Untuk dirinya saja, limit kartu kredit yang diberikan sebesar Rp 30 miliar.

Topik
PT PertaminaBasuki Tjahaja PurnamaAhokBangkit dari Covid 19

Berita Lainnya

Berita

Terbaru