Ahok Bikin Gebrakan Baru di Pertamina, Hapus Kartu Kredit Komisaris hingga Manajer

Jun 16, 2021 09:01
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (Foto: Kompas.com)
Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) (Foto: Kompas.com)

INDONESIATIMES - Komisaris Utama PT Pertamina (Persero) Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok rupanya kembali membuat gebrakan baru. Ahok mengatakan jika pihaknya akan menghapus fasilitas kartu kredit bagi dewan direksi, komisaris, hingga manajer.

Keputusan ini, kata Ahok, sudah disetujui oleh semua pihak dalam rapat umum pemegang saham (RUPS). Mulai dari dewan direksi hingga komisaris tidak ada yang menolak usulan penghapusan fasilitas kartu kredit.

"Para dewan komisaris dan dewan direksi tidak ada yang keberatan di RUPS atau menolak usulan penghapusan kartu kredit korporasi," ujar Ahok dikutip melalui wawancara eksklusif detik.com.

Terkait keputusan ini, Menteri BUMN Erick Thohir juga disebut sudah setuju.

"Prinsipnya Pak Menteri setuju, tetapi karena dalam RUPS diwakili surat kuasa, tidak spesifik bicara setuju," katanya. 

Namun Ahok sendiri belum menjelaskan apakah kebijakan ini sudah dibuat aturan internalnya atau belum. Kendati demikian, Ahok menegaskan sejak RUPS Pertamina kemarin, dirinya sudah melarang fasilitas kartu kredit itu. Bahkan ia sudah meminta yang memiliki kartu kredit perusahaan segera menutupnya atau mengembalikannya kepada perusahaan. 

Lebih lanjut, Ahok menjelaskan fasilitas kartu kredit ini memiliki potensi penyalahgunaan yang besar. Ia menyebut pemakaiannya bisa tidak tepat sasaran. Di sisi lain, fasilitas kartu kredit ini menurutnya tak memiliki imbas untuk memajukan kinerja perusahaan. Bahkan, perusahaan besar lainnya, Astra misalnya tidak pernah memiliki fasilitas semacam itu. 

Ahok juga menegaskan pihaknya saat ini ingin merapikan semua pengeluaran keuangan dan jangan sampai ada pemborosan.

Topik
AhokKartu Kreditserangan ke jalur gazaPT PertaminaMenteri BUMN

Berita Lainnya

Berita

Terbaru