Wisatawan dan Masyarakat Keluhkan Akses Jalan Menuju JLS, Ini Jawaban DPUBM Kabupaten Malang

Jun 15, 2021 21:37
Akses jalan menuju JLS via Desa Sumberbening (foto: istimewa)
Akses jalan menuju JLS via Desa Sumberbening (foto: istimewa)

MALANGTIMES - Keluhan masyarakat ataupun wisatawan terkait rusaknya infrastruktur jalan di Desa Srigonco, Kecamatan Bantur Kabupaten Malang masih saja terdengar. Padahal, jalan tersebut adalah salah satu akses utama untuk menuju wisata pantai yang berjajar di sepanjang Jalur Lintas Selatan (JLS).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (DPUBM) Kabupaten Malang, Romdhoni mengatakan bahwa rusaknya jalan tersebut memang diakibatkan karena banyaknya kendaraan berat pengangkut material pembangunan JLS. Bahkan saat ini, proyek tersebut masih sedang berjalan.

“Kerusakan jalan itu (Desa Srigonco, Bantur) diakibatkan karena banyaknya kendaraan proyek (Dump Truk) yang melintas untuk pembangunan jalan JLS,” ujar Romdhoni, Selasa (15/6/2021).

Sejauh ini, pihak pengembang JLS juga telah bersedia untuk melakukan perbaikan jalan tersebut. Namun untuk pelaksanannya diperkirakan akan dimulai setelah proyek JLS tahap II rampung. Yakni pada tahun 2022.

“Hasil koordinasi itu, penanggung jawab proyek siap memperbaikinya setelah pembangunan JLS sisi barat (Malang-Blitar) rampung. Informasinya, selesai di Bulan Februari 2022 mendatang,” beber dia.

Jika saat ini Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang memaksakan untuk melakukan perbaikan, dikhawatirkan akan sia-sia. Sebab, jika pengerjaan JLS belum rampung, kemungkinannya kendaraan besar pengangkut material yang melintas berpotensi menimbulkan kerusakan yang sama. Sehingga kerusakan jalan tidak akan usai.

“Awalnya rencana pengiriman terakhir material JLS itu di bulan Mei atau setelah Lebaran. Tapi, hingga sekarang proses pengiriman material masih terus berlanjut,” terang dia.

Oleh karena itu, Romdhoni meminta kepada masyarakat ataupun wisatawan agar bersabar. Karena jalan yang dilintasi saat ini masih rusak atau berlubang.

“Harus menunggu itu selesai dulu. Karena jika dipaksakan untuk segera diperbaiki, jalur di sana juga tak akan awet dan cepat rusak. Jadi sementara bisa diperbaiki dengan batuan agregat,” kata dia.

Sementara itu, akses jalan di Desa Sumberbening, Kecamatan Bantur yang sempat menjadi jalur pengalihan ketika jalur menuju JLS melewati Srigonco ditutup, Romdhoni belum bisa memastikan kapan akan mulai diperbaiki.

Tapi pihaknya memastikan untuk ruas jalan di Desa Sumberbening, merupakan tanggung jawab Pemkab Malang. Sehingga untuk pengerjaannya, akan dikerjakan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Kalau jalan (Sumberbening) itu, jadi tanggungannya Kabupaten Malang. Jadi nanti akan kita anggarkan di APBD. Namun belum tau kapan, karena masih refocusing. Tapi nanti begitu ada kesempatan, akan segera kita ajukan,” pungkasnya.

Topik
jls Kabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru