Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga Melalui UPPKA, Dinsos-P3AP2KB Kota Malang Gelar Sosialisasi

Jun 14, 2021 15:30
Saat pemateri Kristiawan memberikan materi pengembangan kapasitas pelaku UKM di era milenial kepada kelompok UPPKA di agenda Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Senin (14/6/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 
Saat pemateri Kristiawan memberikan materi pengembangan kapasitas pelaku UKM di era milenial kepada kelompok UPPKA di agenda Dinsos-P3AP2KB Kota Malang, Senin (14/6/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 

MALANGTIMES - Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana (Dinsos-P3AP2KB) Kota Malang menggelar sosialisasi kepada kelompok UPPKA (Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor) untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. 

Kepala Bidang Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Dinsos-P3AP2KB Sri Umiasih melalui Kepala Seksi Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga Titis Indrawati mengatakan, tujuan dilakukannya sosialisasi melibatkan kelompok-kelompok UPPKA untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga akseptor melalui pengembangan ekonomi produktif keluarga. 

"Selain itu juga kita berharap bisa menumbuhkan kesadaran dan meningkatkan wawasan pengetahuan akseptor untuk berwirausaha," ungkapnya kepada MalangTIMES.com, Senin (14/6/2021). 

Dalam gelaran sosialisasi tersebut, juga diikuti oleh 60 peserta yang kesemuanya rata-rata telah mempunyai Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Baik dari pelaku usaha yang baru saja merintis maupun yang telah berjalan hingga merasakan jatuh bangun dalam mengembangkan usahanya. 

Untuk 60 peserta yang mengikuti sosialisasi yang digelar oleh Dinsos-P3AP2KB Kota Malang dengan pemateri Kristiawan pendiri merek usaha So Kressh ini diharapkan agar dapat membantu para pelaku usaha. 

"Kita harapkan bisa membantu mereka untuk terus berwirausaha. Jadi membantu ekonomi keluarga agar bertahan di masa pandemi ini," ujarnya. 

Para peserta pelatihan wirausaha dengan melibatkan kelompok UPPKA yang digelar Dinsos-P3AP2KB Kota Malang.

Selain itu, dengan adanya enam Kampung Keluarga Berencana (KB) yang terdapat di Kota Malang, Dinsos-P3AP2KB Kota Malang akan memfokuskan terhadap pengembangan usaha dari para pelaku usaha yang ada di Kota Malang. 

"Jadi diharapkan di Kampung KB ada kelompok-kelompok yang menampung usaha para akseptor dan tidak menutup kemungkinan yang ingin merintis pun juga bisa tertangani," tuturnya. 

Karena dalam kondisi saat ini di tengah pandemi Covid-19, banyak pelaku usaha yang terpuruk. Mulai dari cara produksi, berorganisasi hingga pemasaran yang harus beradaptasi dengan perkembangan teknologi. 

Sementara itu, pihaknya berharap agar seluruh elemen masyarakat bersama Dinsos-P3AP2KB Kota Malang agar dapat bersinergi dalam berkarya. Walaupun di tengah kondisi sulit Covid-19, para pelaku usaha tidak terfokus pada satu usaha. Karena banyak peluang untuk terus berwirausaha, meskipun di tengah pandemi Covid-19. 

"Walaupun nggak harus bertatap muka tapi lewat online, kan semua orang walaupun pra sejahtera itu pasti kan punya handphone. Lewat online, lewat ig, atau lewat WhatsApp, itu kan sudah bisa memasarkan. Untuk mempertahankan kehidupan mereka agar lebih baik," pungkasnya.

Topik
Dinsos P3AP2KB Kota Malangpremanisme dan pungliUMKM Kota Malangberita kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru