Solusi Antisipasi Bau Tak Sedap Sungai Kebo, Bendungan Bakal Dibangun

Jun 13, 2021 19:51
Sungai Kebo yang mengeluarkan bau tak sedap di RW 2, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)
Sungai Kebo yang mengeluarkan bau tak sedap di RW 2, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu. (Foto: Irsya Richa/ MalangTIMES)

BATUTIMES - Warga di area Sungai Kebo di RW 2, Kelurahan Ngaglik, Kecamatan Batu, Kota Batu mengeluhkan bau yang tidak sedap. Rencananya untuk mengantisipi bau yang tidak sedap itu Pemkot Batu bakal melakukan pembangunan bendungan di sana.

Melihat saat ini kondisi air yang terus mengalir itu berwarna hijau pekat dengan bau yang tidak sedap. Akibatnya ikan warga mati, karena warga memanfaatkan air dari sungai tersebut untuk mengairi kolam.

Bau yang tidak sedap sangat pekat di jam-jam tertentu terutama pada pagi dan sore hari. Indikasinya sungai tersebut tercemari dengan kotoran ternak, dugaannya dari Desa Pesanggrahan, Kecamatan Batu.

Karena itu, Kepala DLH Kota Batu Aries Setiawan mengatakan, untuk mengatasi keluhan warga selama dua tahun terakhir terutama saat musim kemarau, maka DLH bakal membangun bendungan. Bendungan itu rencananya akan dibangun pada dua titik.

Bendungan itu akan dibangun untuk menahan limbah yang akan diletakkan di Dusun Toyomerto Desa Pesanggrahan. Setiap titiknya dianggarkan sejumlah Rp 150 juta.

“Untuk dua titik Rp 300 juta. Lalu juga akan dilakukan koordinasi dengan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kota Batu untuk mengolah limbah ternak sapi menjadi biogas,” katanya.

Upaya yang lainnya perlu dilakukan dengan pemerintah Desa Pesanggarahn dan Kelurahan Ngaglik agar melakukan sosialisasi kepada warganya, supaya tidak membuang limbah ke sungai. “Perlu adanya sinergi bersama supaya limbah ini gak dibuang ke sungai,” tambah mantan Camat Batu ini.

Sebelumnya Pemkot Batu telah menerjunkan tim untuk melakukan beberapa kajian terhadap kualitas air yang tercemar pada sungai tersebut. Tim yang turun itu melakukan baku mutu air dan sebagainya.

Topik
ko5sungai kebo tercemarpenyakit tidak menular

Berita Lainnya

Berita

Terbaru