Vaksinasi Massal di Kecamatan Tumpang Membludak, Warga Kota Malang Ikutan Antre!

Jun 11, 2021 14:13
Antrian warga ketika akan mendaftar vaksin di Kantor Kecamatan Tumpang (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)
Antrian warga ketika akan mendaftar vaksin di Kantor Kecamatan Tumpang (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Penyelenggaraan vaksinasi massal di kantor Kecamatan Tumpang direspons positif oleh masyarakat. Bahkan, pada Jum'at (11/6/2021) atau hari terakhir vaksinasi tahap pertama, antrian sempat membludak.

Program vaksinasi bagi masyarakat terus dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang melalui Dinas Kesehatan (Dinkes). Namun, vaksinasi yang dilakukan tersebut nampaknya tidak hanya diikuti oleh warga di Kecamatan Tumpang dan sekitarnya saja, melainkan juga ada yang dari Kota Malang.

Camat Tumpang Sukarlin mengatakan, bahwa membludaknya antrian vaksinasi awalnya tidak disangka. Karena awalnya target vaksinasi massal khususnya di Kecamatan Tumpang sendiri ada 1.800 orang yang dilakukan dalam 3 hari. Sehingga target sehari adalah 600 orang.

“Antusias masyarakat untuk divaksin semakin meningkat. Saya mohon maaf banyak warga yang sudah datang tapi tidak bisa ikut vaksin karena terbatas. Karena penyediaan vaksin sebanyak 600 kuota. Lalu hari ini ditambah 200 karena ada lonjakan warga yang datang untuk vaksinasi,” ungkap Sukarlin.

Melihat antusias warga yang tinggi, Dinkes Kabupaten Malang kemudian menambah jadwal vaksinasi untuk mengantisipasi masyarakat yang belum mendapatkan kuota. Sehingga akan dilakukan penjadwalan kembali terkait vaksinasi massal tersebut.

“Hari ini barang kali ada antrian yang cukup panjang, karena memang semata keinginan masyarakat yang ingin vaksin. Tapi saya bersama satgas kecamatan, sudah menyampaikan kepada masyarakat bahwa kuota vaksinasi sudah habis sehingga pada pukul 8.00 WIB masyarakat (yang awalnya antri) sudah pulang,” ungkap Sukarlin.

Sejauh ini, Sukarlin masih terus memegang prinsip Bupati Malang HM Sanusi yang ingin melayani masyarakat terkait vaksinasi. Karena dalam hal ini Pemkab Malang ingin Kabupaten Malang segera bebas dari covid-19.

“Targetnya sebenarnya hanya tiga hari, mulai Rabu sampai Jum'at ini. Tapi melihat antusias yang tinggi dari masyarakat, sehingga oleh kepala dinas akan ditambah waktunya mulai hari Senin sampai rencananya tanggal 20 Juni 2021, tapi melihat kondisi dan kuota vaksinnya dulu,” ungkap Sukarlin.

Sementara itu, untuk mengantisipasi lonjakan antrian, pihak Polsek Tumpang beserta anggota TNI turut membantu proses jalannya vaksinasi massal itu. Dalam hal ini dengan kuota 600 per hari, jika sudah terpenuhi maka pintu gerbang kantor Kecamatan Tumpang akan ditutup.

“Kami beserta anggota TNI berjaga di pintu gerbang kantor kecamatan, kemudian sterilisasi juga sudah kami lakukan sejak pagi hari. Untuk tempat vaksinasi juga telah diatur jaraknya, karena ada empat pos pelayanan disini,” terang Kapolsek Tumpang, Iptu Bagus Wijanarko.

Sementara itu, salah satu warga Jalan Soekarno Hatta, Kota Malang, Vina (28) memilih melakukan vaksinasi di Kecamatan Tumpang karena ajakan keluarganya. Hal itu dilakukan karena pihaknya mendapat informasi ada vaksinasi massal.

“Datang kesini sejak jam 7 pagi. Sebenarnya tahu dari saudara yang di sini (Tumpang) akhirnya ikut vaksinasi,” ungkap Vina.

Topik
Vaksinasikecamatan tumpangKabupaten MalangDinkes Kabupaten MalangBupati Malang HM Sanusi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru