Satreskrim Polresta Malang Kota Ungkap Inisial Pekerja Migran Terluka Akibat Kabur dari BLK

Jun 10, 2021 20:11
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo saat ditemui awak media di ruangan kerjanya, Kamis (10/6/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo saat ditemui awak media di ruangan kerjanya, Kamis (10/6/2021). (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 

MALANGTIMES - Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Malang Kota memberikan kelanjutan terkait kasus kaburnya lima orang calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari Balai Latihan Kerja (BLK) Luar Negeri PT Central Karya Semesta (CKS). Di mana, tiga diantaranya mengalami luka-luka. 

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo mengatakan bahwa untuk tiga calon PMI yang berada di BLK Luar Negeri PT CKS dan mengalami luka-luka berasal dari wilayah Lombok dan Sumbawa. 

"Pertama berinisial BI (24), warga Kecamatan Masbagik, Kabupaten Lombok Timur. Korban kedua berinisial F (24), warga Kecamatan Jonggat, Kabupaten Lombok Tengah, serta untuk korban ketiga berinisial M (32), warga Sumbawa, Nusa Tenggara Barat," jelasnya kepada MalangTIMES.com, Kamis (10/6/2021). 

Diketahui, bahwa ketiga calon PMI yang kabur dari BLK Luar Negeri PT CKS mengalami luka-luka. Mulai luka patah tulang sampai luka di kepala. Untuk penanganannya sendiri, ketiga korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit Wava Husada, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang. 

"Korban yang mengalami luka-luka telah dirujuk dan dibawa PT CKS ke Rumah Sakit Wava Husada, Kepanjen," tuturnya. 

Lebih lanjut, dari lima calon PMI yang kabur dari BLK Luar Negeri PT CKS terdapat dua orang calon PMI yang selamat dari peristiwa tersebut. "Kedua korban yang selamat berinisial K dan S," imbuhnya. 

Namun, perwira dengan satu melati di pundaknya ini mengatakan bahwa untuk dua korban yang selamat dan tidak mengalami luka-luka tersebut belum didapatkan identitas dan data pelengkap lainnya. 

"Kami belum memiliki data yang lengkap terkait alamat asal korban selamat tersebut," terangnya. 

Sementara itu, pihak Satreskrim Polresta Malang Kota juga telah memanggil beberapa saksi dan pihak BLK Luar Negeri PT CKS untuk dimintai keterangan terkait kaburnya lima orang calon PMI. 

Dari pantauan MalangTIMES.com, terdapat saksi yang dihadirkan dari pihak pengelola BLK Luar Negeri PT CKS dan telah diperiksa kurang lebih selama tujuh jam di ruangan penyidik Satreskrim Polresta Malang Kota. Namun, sekitar pukul 19.00 WIB pihak pengelola BLK Luar Negeri PT CKS bersama rekannya keluar dari ruangan penyidik dan menuju ke arah parkiran depan Mapolresta Malang Kota. 

Ketika di temui oleh awak media, pihak pengelola BLK Luar Negeri PT CKS yang belum diketahui namanya tersebut tidak berkenan memberikan argumen terkait hasil pemeriksaan. Hanya saja pihak pengelola BLK Luar Negeri PT CKS tersebut menjanjikan akan menerima kehadiran awak media namun dibatasi.

Topik
pt central karya semestapohon flamboyanPekerja Migran Indonesia (PMI)Polresta Malang Kota

Berita Lainnya

Berita

Terbaru