Tim Kuasa Hukum Bantah Adanya Dugaan Kekerasan Seksual, Fisik, dan Eksploitasi di SPI Kota Batu

Jun 10, 2021 20:07
Suasana Konferensi Pers di Sekolah SPI Kota Batu, Kamis (10/6/2021). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Suasana Konferensi Pers di Sekolah SPI Kota Batu, Kamis (10/6/2021). (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

BATUTIMES - Tim kuasa hukum pihak Sekolah Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu Recky Bernandus Surupandy membantah adanya dugaan kekerasan seksual, fisik, dan eksploitasi ekonomi yang telah dilaporkan di Polda Jatim. Bantahan itu diungkapkan pada Konferensi Pers di Sekolah SPI Kota Batu, Kamis (10/6/2021).

“Kami selaku tim kuasa hukum meluruskan pernyataan yang beredar berdasarkan bukti yang bisa dipertanggungjawabkan. Terkait adanya dugaan tidak benar,” ungkap Recky.

Ia menambahkan, sekolah tersebut berdiri sesuai dengan hukum dan terakreditasi. Sehingga jika ada tindakan yang diduga melanggar hukum dinas terkait bisa menemukan temuan.

“Sehingga apabila ada tindakan di SPI diduga melanggar hukum tentunya ada temuan dari dinas terkait,” tambahnya. 

Sejauh ini sistem pengawasan internal dilakukan oleh pembina dan pengawas internal dengan ketat. Karena pengawasan yang ketat. lanjutnya, dipastikan siswa di sana terpantau dengan segala aktivitasnya. Jika ditemui adanya temuan, akan diberi sanksi tegas di dalam sekolah tersebut. 

Bahkan hingga saat ini tidak dapati adanya pengaduan di sekolah, baik melalui tertulis maupun lisan dari para siswa di sana. “Adanya laporan menghormati proses yang berjalan,  tapi tidak ada pengaduan terhadap sekolah tertulis dan lisan dari para siswa. Ini masih jadi pertanyaan,” terang Recky. 

Menurutnya terkait dengan dugaan eksploitasi ekonomi, para siswa alumni meminta sendiri untuk bekerja di sana. “Tidak ada paksaan kepada alumni untuk tetap tinggal dan mengelola. Alumni sendiri yang turut berkontribusi dalam program ini,” jelasnya.

Sedang ia meminta kepada seluruh pihak luas agar menghormati proses hukum yang sedang berjalan dengan tidak mengeluarkan pendapat atau opini yang tidak dapat dipertanggungjawabkan yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi kliennya.

Topik
blk luar negeridugaan kekerasan spi di kota batupengedar narkoba tulungangung

Berita Lainnya

Berita

Terbaru