Abdikan Diri Bangun Desa, Khamim Tohari Ciptakan Kripik Buah Berkualitas

Nov 26, 2015 19:32
Kepala Dusun Gondang, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Khamim (Foto : Rully / Batutimes)
Kepala Dusun Gondang, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Khamim (Foto : Rully / Batutimes)

MALANGTIMES - Langkah kreatif Kepala Dusun (Kasun) Gondang, Desa Tulungrejo, Kecamatan Bumiaji, Kota Batu, Khamim Tohari untuk membangun potensi desa patut dicontoh.

Baca Juga : Tiga Tenaga Kesehatan Positif Covid-19 di Kota Malang Sembuh

Semenjak terpilih menjadi Kasun, 2012 lalu, pria yang akrab disapa Khamim ini langsung menciptakan peluang kerja, membuat home industry keripik buah.

Satu impian, yang membuatnya termotivasi mendirikan home industry, yaitu ingin memberdayakan warga disekitar lingkungannya agar memperoleh kehidupan yang layak.

"Saat itu, banyak warga yang menganggur, saya coba memberi solusi dengan mendirikan home industry keripik buah," ucap Khamim, saat dijumpai BATUTIMES, di rumahnya, Kamis (26/11).

Khamim melanjutkan, bahwa tekadnya sudah bulat untuk membangun desa. Selain ingin memberdayakan warga, ia pun berhasil memanfaatkan potensi desa, yaitu buah apel, yang dikreasikan menjadi keripik buah.

Alhasil, produk yang ia beri nama Kendedes itu berhasil ia pasarkan di beberapa kota besar, seperti Sumbawa, Kalimantan, Jakarta, dan Bandung. Bahkan, sekarang produknya berhasil tembus hingga Singapura.

"Alhamdulillah, produk kami bisa tembus hingga Singapura," imbuh suami dari Sumarlik ini.

Lebih jauh, Khamim menjelaskan, tidak hanya buah apel yang berhasil ia jadikan keripik. Buah nangka, mangga, dan salak pun sukses laku di pasaran.

Baca Juga : Tanggap Covid-19, Fraksi PKS DPRD Kota Malang Bagikan Ratusan APD ke Petugas Medis

Tidak sedikit bahan baku yang ia butuhkan, menurut pria kelahiran Dinoyo, Kota Malang, 31 Desember 1968 ini, dalam sehari, ia harus menyiapkan 7 kuintal buah. Walaupun mengalami kendala untuk memenuhi permintaan produksi, namun Khamim menuai berkahnya.

Ia pun memberdayakan kelompok masyarakat tetangga desa, untuk membantunya memenuhi permintaan keripik buah. 

"Memang ada keerbatasan produksi, namun saya libatkan tetangga desa untuk bantu produksi, dengan demikian semaik banyak warga yang mendapatkan berkahnya," jelas Khamim.

Kedepan, Khamim akan terus berkarya membangun desanya. Tidak puas dengan keberhasilannya mendirikan home industry keripik buah, ia pun berhasil mengembangkan pusat kerajinan batik khas Kota Batu.

Tidak hanya itu, ia juga berhasil mendirikan home industry roti, yang ia branding dengan nama Rotterdam.

"Komitmen saya hanya satu, ingin membangun desa, semoga berkah, "pungkas Khamim, penuh percaya diri. (*)

Topik
Kepala Dusun GondangKhamim TohariAbdikan Diri Bangun Desa

Berita Lainnya

Berita

Terbaru