Genjot Wisata Halal, Kota Malang Targetkan 50 Hotel dan Resto Terverifikasi Tahun Ini

Jun 10, 2021 16:14
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Pemerintah Kota (Pemkot) Malang terus memacu penambahan destinasi wisata halal. Salah satunya dengan menggenjot jasa usaha pariwisata tersertivikasi halal. Targetnya, sejumlah 50 hotel dan restoran di Kota Malang bisa mendapat sertifikasi halal di tahun ini.

Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang Ida Adu Made Wahyuni menyatakan, untuk proses sertifikasi tersebut memang cukup memakan waktu. Namun, pihaknya tetap berupaya membantu untuk proses percepatan agar memenuhi target.

"Kemarin sudah ada 17 hotel dan restoran, sekarang 9 lagi (masih proses). Dan UKM (Usaha Kecil menengah) sudah 77 terverifikasi. Memang masing-masing ada pengampunya,  Tapi kami tetap membantu, karena tim Halal Center-nya ada di kami. Saling bantu untuk percepatan itu," ujarnya.

Dikatakannya, 9 hotel dan resto yang hampir rampung ini pun juga tidak mudah dalam proses untuk mendapatkan sertifikasi halal. Banyak faktor dan kendala yang menjadikan proses dikeluarkan sertifikasi halal tersebut menjadi lambat dikeluarkan.

Untuk kategori resto misalnya, maka terkait bahan-bahan yang digunakan dalam menu makanan harus benar-benar diteliti. Seperti bumbu yang digunakan oleh restoran harus jeli dikaji agar benar-benar sesuai dengan aturan.

"Ketika sudah diaudit oleh tim auditor di lapangan itu mesti ada kendala di lapangan. Terutama restoran yang ada di hotel. Kalau restoran itu kan bumbunya macam-macam dan kompleks, banyak yang berasal dari luar. Ketika dicari padanan dalam negeri itu yang tidak dapat. Sehingga bisa molor," jelasnya.

Meski begitu, pihaknya tetap berupaya agar semua destinasi wisata, perhotelan, dan restoran di Kota Malang bisa segera terverifikasi halal. Yakni, dengan menggaet sejumlah perguruan tinggi baik negeri atau pun swasta, hingga Halal Center. "Tetap kita Push, kita kerja sama juga dengan Halal Center, dari sejumlah perguruan tinggi sebagai pendamping," pungkasnya.

Topik
Wisata Halalsertifikasi halalDisporapar Kota MalangIda Ayu Made Wahyuni

Berita Lainnya

Berita

Terbaru