Polisi Masih Dalami Kasus 5 Orang Calon PMI yang Kabur dari BLK di Kota Malang

Jun 10, 2021 13:35
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo ketika ditemui di ruangannya, Kamis (10/6/2021). (Foto: Tubagus Achmad/ MalangTIMES) 
Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo ketika ditemui di ruangannya, Kamis (10/6/2021). (Foto: Tubagus Achmad/ MalangTIMES) 

MALANGTIMES - Terkait peristiwa kaburnya lima orang calon Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari gedung Balai Latihan Kerja (BLK) PT Central Karya Semesta (CKS) di Jalan Rajasa, Kelurahan Bumiayu, Kecamatan Kedungkandang, Kota Malang, Polresta Malang Kota saat ini sedang melakukan pendalaman atas kasus tersebut. 

Kasat Reskrim Polresta Malang Kota Kompol Tinton Yudha Riambodo menjelaskan bahwa berdasarkan informasi awal dari laporan warga sekitar terdapat lima orang calon PMI yang kabur dari gedung BLK PT CKS Kota Malang. 

"Jadi dapat informasi adanya kejadian itu, kemudian kita ke lokasi, kita laksanakan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara, red). Kita saat ini sedang melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi di sana," ungkapnya kepada MalangTIMES.com, Kamis (10/6/2021). 

Pada saat melakukan olah TKP, pihak kepolisian masih belum dapat menanyai para calon PMI yang kabur dari gedung BLK PT CKS. Hal itu disebabkan karena kondisi para calon PMI yang kabur tersebut sedang dirawat secara intensif di rumah sakit. 

"Saat kita datang kesana kita tidak bisa mewawancarai mereka. Karena posisi mereka masih kondisi (sulit, red) diajak komunikasi. 

Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan dokter yang menangani calon PMI yang terluka. Hal itu untuk menyelidiki penyebab dari calon PMI yang kabur dari BLK PT CKS. 

"Saya belum bisa memastikan. Kami harus memeriksa fakta-fakta dari saksi-saksi yang ada. Makanya kami masih menunggu," ujarnya. 

Perwira dengan satu melati di pundaknya ini menyampaikan bahwa berdasarkan informasi awal, terdapat lima orang calon PMI yang kabur. "Tiga orang yang terluka, dua orang nggak tahu kemana. Tapi ini sekedar informasi, saya nggak tahu kebenarannya," imbuhnya. 

Terkait kebenaran apakah lima orang calon PMI tersebut langsung melompat dari lantai paling atas atau menggunakan perantara alat berupa selimut, pihak kepolisian sedang menunggu hasil identifikasi. 

Untuk mengetahui kejadian sebenarnya, jajaran Satreskrim Polresta Malang Kota juga akan memeriksa saksi-saksi serta dari pihak BLK PT CKS. "Ya kita pasti akan dalami juga apa penyebabnya," tandasnya. 

Sementara itu, berdasarkan pantauan dari MalangTIMES.com, siang ini pihak BLK PT CKS sudah berada di ruangan Satreskrim Polresta Malang Kota untuk menjalani pemeriksaan terkait kaburnya lima orang calon PMI dari gedung BLK PT CKS. 

Topik
rapat paripurna dprd blitarPekerja Migran Indonesiaagen pekerja migran

Berita Lainnya

Berita

Terbaru