FIA UB Punya Dekan Baru, Internasionalisasi dan Dongkrak Kualitas Jadi Salah Satu Target

Jun 07, 2021 18:49
Suasana pisah sambut Dekan FIA UB periode lama dan periode baru (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)
Suasana pisah sambut Dekan FIA UB periode lama dan periode baru (Anggara Sudiongko/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya (UB) kini punya Dekan baru periode 2021-2022. Drs Andy Fefta Wijaya MDA PhD menjadi pengganti Dekan FIA periode 2017-2021 yakni Prof Bambang Supriyono MS. 

Dalam pisah sambut di aula FIA UB, Senin (7/5/2021), Drs Andy Feftta Wijaya MDA PhD, menjelaskan upaya ke depan untuk lebih mengenjot internasionalisasi dan kualitas fakultas. Hal itu juga yang menjadi target dari Menteri kepada Rektor dan Rektor kepada fakultas. "Jadi kita kerja sesuai target, memang kebanyakan lebih pada internasionalisasi dan peningkatan kualitas," bebernya.

Namun sebenarnya, dikatakan Andy, jika terdapat hal prioritas. Yang pertama adalah Execelence e Teaching yang itu juga termasuk di dalamnya internasionalisasi dan juga jaring kerja sama yang terus akan dibangun. 

Kemudian, adalah Excellence Research. Hal ini menjadi prioritas, di mana kebermanfaatan penelitian dan kualitasnya menjadi hal penting. Kualitas yang diutamakan tentunya bukan hanya sekedar penelitian, akan tetapi diharapkan untuk  mempunyai kualitas dengan taraf internasional. 

"Sehingga bisa masuk dalam standar, misalnya seperti terindeks scopus Q1, Q2 seperti itu. Dari situ tentunya akan meningkatkan rangking kita di level dunia," jelasnya

Bukan hanya itu saja, inovasi bagi sebuah universitas tentunya menjadi sebuah modal penting. Sehingga, perlu untuk terus melakukan pengembangan, penemuan baru yang itu memiliki manfaat atau kegunaan bagi maslahat masyarakat atau pun untuk pengembangan dunia pendidikan. "Dengan itu tentunya juga menambah income sehingga tidak hanya bergantung pada tuition fee dari mahasiswa," jelasnya.

Sambung Andy, sebuah universitas tentunya akan semakin baik manakala tidak tergantung dengan tuition fee. Sehingga dengan memperluas jaringan kerjasama, melakukan pengembangan dan segala macamnya, akan mampu untuk menekan tuition fee dari mahasiswa. "Makanya kampus itu bagaimana tidak hanya jadi menara gading, tapi juga bekerja sama dengan industri,"jelasnya.

Sementara itu, Prof Bambang Supriyono MS, menyampaikan tiga harapan kepada Dekan baru. Tiga harapan tersebut yakni, Dekan diharapkan untuk bisa meraih prestasi dengan penuh kebersamaan. Kemudian adanya peningkatan kualitas di bidang Teaching, Research, Service maupun internasionalisasi. Dan yang terakhir adalah untuk mencapai reputasi nasional maupun internasional. "Insya Allah yang baru ini mampu untuk mengemban amanah sebaik-baiknya," pungkasnya.

Topik
Universitas Brawijayabambang supriyonodekan fia ubmemulihkan umkm

Berita Lainnya

Berita

Terbaru