Pemuda Pancasila Kota Batu Gelar Aksi Damai, Bentuk Kepedulian terhadap Dugaan Kekerasan Seksual SPI

Jun 07, 2021 16:34
MPC PP Kota Batu saat melakukan aksi damai di sekolah SPI Kota Batu Jalan Raya Pandanrejo, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Senin (7/6/2021).
MPC PP Kota Batu saat melakukan aksi damai di sekolah SPI Kota Batu Jalan Raya Pandanrejo, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Senin (7/6/2021).

BATUTIMES - Aksi damai dilakukan oleh Majelis Perwakilan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila (PP) Kota Batu menanggapi dugaan kekerasan seksual, fisik, dan eksploitasi ekonomi terhadap JE pemilik Selamat Pagi Indonesia (SPI) Kota Batu. Mereka unjuk rasa langsung di depan sekolah SPI Kota Batu Jalan Raya Pandanrejo, Desa Pandanrejo, Kecamatan Bumiaji, Senin (7/6/2021).

Terlihat puluhan PP menggunakan seragam khasnya berwarna hitam dan oranye memadati depan pintu gerbang SPI Kota Batu. Dalam unjuk rasa itu mereka membawa kertas dengan beragam tulisan.

Ada yang bertuliskan ‘Tutup SPI’, ‘Usut SPI Sampai Tuntas’, ‘Stop Pelecehan Seksual’, ‘Stop My Child In School’, ‘Lindungi Anak Kita Dari Predator’, ‘Hukum Seberat-Beratnya Pelaku Pelecehan’, ‘Tangkap Predator Anak’ dan sebagainya.

Tidak hanya menyuarakan tentang dugaan aksi tersebut lewat tulisan dan orasi, mereka juga melakukan dalam bentuk tarian. Juga kesenian tradisional termasuk musiknya.

Ketua Srikandi PP Kota Batu, Dewi Kartika mengatakan, aksi damai yang dilakukan oleh MPC PP Kota Batu ini adalah wujud kepedulian organisasi masyarakat menanggapi dugaan kasus tersebut. Kemudian supaya korban tidak merasa sendiri.

“Aksi damai dilakukan harapannya supaya korban ini tidak merasa sendiri. Dan mari kita hormati proses hukum yang kini masih berjalan di Polda Jatim,” ungkapnya.

Sementara itu Ketua MPC PP Kota Batu, Endro Wahyu Wijoyono menambahkan, adanya kejadian dugaan kasus yang terjadi di SPI agar tidak terulang di Kota Batu. Sehingga perlu adanya pengawasan intens bersama stakeholder khususnya sekolah yang dipandang eksklusif.

“Evaluasi bersama stake holder untuk bisa mengontrol. Harus ada evaluasi besar-besaran terlebih pengawasan pada sekolah yang menyediakan asrama. Tolong kita semua jangan mudah percaya,” katanya.

Topik
sekolah selamat pagi indonesialomba kompetensi siswa jatimrisna amaliasekolah ternama kota batuPelecehan seksualkasus pelecehan seksualPemuda Pancasila Kota Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru