Jika Terbukti Lakukan Kekerasan Seksual, JE Pemilik SPI Bisa Dijatuhi Hukuman Seumur Hidup dan Kebiri Kimia

Jun 05, 2021 20:50
Suasana SPI. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)
Suasana SPI. (Foto: Irsya Richa/MalangTIMES)

BATUTIMES - JE dilaporkan oleh Komnas Perlindungan Anak (PA) lantaran diduga melakukan kekerasan seksual, fisik, dan eksploitasi ekonomi di Polda Jatim, Sabtu (29/5/2021). Jika dugaan tersebut benar adanya JE bakal mendapatkan hukuman seumur hidup.

“Pelaku JE ini bisa kena pasal berlapis, karena telah melakukan kejahatan luar biasa atau extraordinary crime,” ungkap Ketua Komnas PA, Arist Merdeka Sirait.

Bukan hanya itu saja, tapi juga humuman kebiri kimia. “Lalu bisa dikenakan PP nomor 70 tahun 2020 tentang kebiri,” tambahnya.

“Karena kejahatan yang luar biasa itu membuat Komnas PA melaporkan kepada Polda Jatim. Tentu agar kasus ini diperiksa kebenarannya,” kata Sirait.

Sementara perkembangan proses dugaan kasus kekerasan ini sudah 11 korban yang telah menyelesaikan BAP. Kemudian pada Jumat (4/6/2021) ada tambahan dua saksi kunci berada dari Blitar Jawa Timur.

Dua saksi kunci itu untuk memperkuat kesaksian terduga korban sebelumnya. Bahkan setelah dibukanya posko pengaduan di Polda Jatim maupun Polres Batu dari semula ada 15 korban kini terus bertambah.

Sejak dilaporkannya kasus tersebut pada Sabtu (29/5/2021) sampai saat ini sudah 40 korban yang melakukan pengaduan lewat hotline tersebut. Sebab diduga kejadian itu berlangsung mulai tahun 2009 sampai tahun 2020 silam.

Sehingga diperkirakan korban cukup banyak. Korbam pun berasal dari beragam daerah. Yakni Madiun, Blitar, Kutai, Palu, Kudus, dan sebagainya.

Sementara sebelumnya beberapa korban telah melakukan visum di RS Bhayangkara yang juga didampingi oleh Pemkot Batu.

Topik
dugaan pelecehan seksualkasus pelecehan seksuallomba kompetensi siswa jatimkasus sekolah spi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru