Bupati Malang Sanusi: Sebut Jalibar Ganti Nama Jalan Ir Soekarno

Jun 05, 2021 18:51
Bupati Malang HM Sanusi (Hendra Saputra/MalangTIMES)
Bupati Malang HM Sanusi (Hendra Saputra/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Jalur Lingkar Barat (Jalibar) Kepanjen, Kabupaten Malang, sebentar lagi akan memiliki nama. Bupati Malang HM Sanusi menyebut bahwa jalur tersebut akan diberi nama Jalan Ir Soekarno.

Sanusi menuturkan bahwa saat ini pihaknya sedang membicarakan hal tersebut dengan berbagai pihak. Hal itu juga termasuk regulasi yang mengatur pemberian nama jalan.

“Ini masih kami bicarakan. Barusan saya bicara dengan Sekda (Wahyu Hidayat). Gagasan ini muncul dari momen Hari Kebangkitan Pancasila kemarin dan karena (jalan itu) memang belum ada namanya,” kata Sanusi, Sabtu (5/6/2021).

Bupati Malang asal Kecamatan Gondanglegi itu mengaku bahwa dua kota tetangga, yakni Kota Malang dan Kota Batu, sudah memiliki nama Ir Soekarno yang diabadikan menjadi nama jalan. Kali ini, giliran Kabupaten Malang yang memiliki nama jalan dari sang proklamator Bung Karno.

“Kita harus tetap mengingat sejarah. Indonesia ini merdeka karena jasa Bung Karno, itu tidak bisa dihilangkan. Di Kabupaten Malang baru ini. Kan di kota (Malang) sudah ada. Sama-sama jalan kembar,” ungkap Sanusi.

Dijelaskan Sanusi, pemberian nama jalan itu juga akan dibarengi dengan wacana penyerahan pengelolaan jalan kepada pemerintah pusat. Hal itu agar kualitas jalan di Kabupaten Malang lebih baik dan bagus. “Saat ini masih proses. Semua jalan yang memenuhi kriteria nasional akan kami serahkan,” pungkasnya.

Sebagai informasi, Jalibar Kepanjen mulai dibangun pada tahun 2008 dan diresmikan pada tahun 2013. Jalan dengan panjang kurang lebih 5 kilometer itu dibangun untuk memangkas akses dari dan menuju Kabupaten Blitar.

Pembangunan Jalibar sendiri kala itu menelan anggaran lebih dari Rp 12 miliar. Ke depan, Jalibar diharapkan menjadi kawasan pusat perekonomian baru di Kabupaten Malang.

Topik
pembangunan hunian sementaraJalibar KepanjenPemkab Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru