Sesalkan Pembatalan Keberangkatan Haji, Gus Najih: Dana Haji Dialokasikan untuk Perkuat Rupiah

Jun 05, 2021 11:04
KH Muhammad Najih (Foto: YouTube Mahfut Desa)
KH Muhammad Najih (Foto: YouTube Mahfut Desa)

INDONESIATIMES - Publik saat ini digegerkan dengan keberangkatan Haji 2021 yang kembali dibatalkan. Pembatalan Haji 2021 ini disampaikan pemerintah melalui Kementerian Agama pada Kamis (3/6/2021).

Menanggapi hal ini, KH Muhammad Najih Maemoen memberikan pendapatnya. Putra dari Ulama Nasional almarhum Maimun Zubair ini mengaku kecewa dengan keputusan pemerintah yang kembali membatalkan keberangkatan Haji 2021. 

"Saya sangat prihatin, dan sangat kecewa, dan sangat gelisah dengar berita bahwa haji untuk orang Indonesia tahun ini dibatalkan," ujar Gus Najih melalui sebuah video yang diunggah di media sosial. 

Lebih lanjut, ia menyebut jika pimpinan DPR dan anggota DPR mendapatkan permintaan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi) agar Kemenag membatalkan haji tahun ini. 

"Padahal pemerintahan Saudi belum menetapkan pembatalan," cetusnya. 

Selain itu, Gus Najih juga membahas soal dana haji yang entah kemana. Ia menyebut jika dana para jemaah haji dialokasikan untuk memperkuat rupiah. 

"Lebih mengerikannya lagi, dana haji itu dialokasikan untuk memperkuat rupiah, haji itu khusus ummat Islam, kenapa yang menikmati kok orang-orang kafir, ini jelas penjajahan baru," kelakarnya. 

Khususnya di DPR, lanjut Gus Najih, yang ia nilai lebih mengerikan karena banyak dari mereka yang diam.

Sebelumnya, keputusan pembatalan Haji 2021 ini disampaikan Menteri Agama (Menag) RI Yaqut Cholil Qoumas dalam konferensi pers. "Menetapkan pembatalan keberangkatan jemaah haji pada penyelenggaraan ibadah haji tahun 1442 Hijriah atau 2021 Masehi bagi warga negara Indonesia yang menggunakan kuota haji Indonesia dan kuota haji lainnya," kata Yaqut.

Topik
keberangkatan haji 202gus najihsedan termurah

Berita Lainnya

Berita

Terbaru