Jelang PTM, 96 Persen Tenaga Pendidik Kota Batu Telah Divaksin Covid-19

Jun 04, 2021 19:57
Salah satu pedagang saat menerima vaksinasi di Pasar Sayur beberapa saat lalu.
Salah satu pedagang saat menerima vaksinasi di Pasar Sayur beberapa saat lalu.

BATUTIMES - Vaksinasi Covid-19 tenaga pendidik di Kota Batu sudah mencapai 96 persen dari 4 ribu guru di Kota Batu. Tersisa 4 persen, Dinas Kesehatan Kota Batu melakukan koordinasi agar seluruh guru bisa segera melakukan vaksin.

Mengingat pada bulan Juli mendatang Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai digelar. Sedangkan satu syarat penting adalah tenaga pendidikan harus vaksinasi terlebih dahulu.

Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kota Batu dr Susana Indahwati mengatakan, 4 persen guru tidak melakukan vaksin sebelumnya lantaran sakit. Ada juga yang berada di luar kota karena pulang ke kota asal.

“Sisanya 4 persen belum divaksin karena sakit, ada di luar kota karena pembelajaran daring jadi mereka ada yang pulang ke kota asal,” ungkapnya.

Karena dengan adanya koordinasi dengan Dinas Pendidikan agar tenaga pendidik yang belum melaksanakan vaksin bisa vaksinasi. Agar sebelum PTM dimulai vaksinasi bisa terselesaikan.

Terpisah, Kabid Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Batu Hariadi menambahkan, untuk bisa menggelar PTM itu secara teknis harus mengikuti Peraturan Wali Kota Batu No 6 tahun 2021. Rinciannya, PTM digelar secara berjenjang, kemudian digelar mulai kelas IX dan setingkatnya.

Selanjutnya jika dalam PTM berjalan lancar, tidak ada kasus Covid-19 bisa dilaksanakan kembali sampai jenjang kelas di bawahnya. “Kemudian untuk para guru SMP sudah divaksinasi secara lengkap,” katanya.

Lalu saat masuk nantinya sekolah harus benar-benar ketat protokol kesehatan. Lalu masing-masing kelas diisi sejumlah 16 sampai 18 siswa.

“Juga ada persetujuan dari wali murid, nantinya kalau wali murid setuju adanya pembelajaran tatap muka jadi bisa laksanakan,” imbuhnya.

Namun nantinya pihak sekolah harus menyediakan dua metode pembelajaran. Yakni dengan virtual dan tatap muka. Jika wali murid setuju bisa mengikuti pembelajaran tatap muka namun hanya sekali dalam satu minggu. Kemudian dalam sehari siswa nendapatkan dua mata pelajaran.

Topik
vaksinasi kota batuvaksinasi tenaga pendidikpemain muda banyuwangiDinkes Kota BatuDinas Pendidikan Kota Batu

Berita Lainnya

Berita

Terbaru