Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang Optimalkan Panel Surya agar Lebih Ramah Lingkungan 

Jun 04, 2021 15:32
Salah satu panel surya yang terpasang di mesin logger milik Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang. (Foto: Dok. Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang) 
Salah satu panel surya yang terpasang di mesin logger milik Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang. (Foto: Dok. Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang) 

MALANGTIMES- Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Air Minum Tugu Tirta Kota Malang terus mengembangkan inovasi. Salah satu inovasi terbaru yang dikembangkan adalah pemanfaatan panel surya (solarcell) untuk pengoperasian logger yang lebih ramah lingkungan. 

Direktur Utama Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang M Nor Muhlas SPd MSi mengatakan bahwa dengan pemanfaatan panel surya di beberapa logger, selain untuk ramah lingkungan juga untuk menunjukkan semangat Go Green. 

"Semangat Go Green merupakan langkah kecil kami untuk menjadi perusahaan #changemakers dalam penggunaan renewable energy," ungkapnya dalam keterangan resmi yang diterima MalangTIMES.com, Jumat (4/6/2021). 

Muhlas menuturkan bahwa penggunaan solar cell merupakan salah satu inovasi dari rekan-rekan instrument control di bagian kehilangan air sebagai alternatif pengganti daya listrik. 

"Dengan ini, semoga kondisi SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum, red) bisa termonitor dan terkontrol dengan baik," tuturnya. 

Setidaknya saat ini Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang memiliki 19 solar cell Critical Point District Meter Area (DMA), 30 solar cell meter induk DMA dan 17 solar cell reservoir atau tandon air yang tersebar di berbagai lokasi. 

Pihaknya berharap agar dengan adanya pemanfaatan panel surya pada logger dari Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang di berbagai tempat untuk dijaga bersama. 

"Kami berharap masyarakat turut serta menjaga aset kami yang ada di lingkungan sekitar, karena pemanfaatannya untuk kebaikan bersama," ujarnya. 

Salah satu panel surya di logger Tugu Tirta Kota Malang.

Sementara itu, Asmen Instrument Control-SCADA Tugu Tirta Gigih Yuli Asmara ST menjelaskan bahwa untuk logger DMA yang sebelumnya menggunakan baterai lithium, saat ini sudah dikombinasi. 

"Ada yang menggunakan solar dan baterai. Ini untuk kebutuhan memantau tekanan dan debit air secara online. Juga kita pasang di beberapa lokasi tandon air sebagai backup power alat kontrol dan sensor bila PLN padam," jelasnya. 

Dengan pemanfaatan panel surya tersebut, jika listrik padam petugas masih tetap bisa memantau level air, status pompa dan operasi pompa. "Juga ada yang kita pasang sebagai daya power utama alat kontrol selenoid valve, karena di lokasi tidak terpasang listrik," terangnya. 

Lebih lanjut, sesuai apa yang telah disampaikan oleh dirut, Gigih juga mengharapkan bahwa dengan adanya pemanfaatan panel surya agar semua pihak berpartisipasi aktif dalam menjaga aset-aset Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang yang tersebar di sejumlah lokasi dan banyak terpasang di seluruh layanan. 

"Tolong sama-sama dijaga. Tidak dirusak, jangan dicoret-coret. Jika melihat ada orang mencurigakan dan tidak mengenakan atribut Tugu Tirta kemudian mengutak atik alat atau mungkin alatnya tiba-tiba roboh, bisa langsung melapor ke kami. Kepedulian pelanggan dan masyarakat sangat berharga," tandasnya. 

Sebagai informasi, nomor pengaduan resmi dari Perumda Air Minum Tugu Tirta Kota Malang ada di 0341-715103 (call center) dan 0816550800 (whatsapp pelayanan).

Topik
perumda air minum tugu tirta kota malangM Nor MuhlasPerumda Tugu Tirtabunuh mantan istri

Berita Lainnya

Berita

Terbaru