Mesin Asli Oplet Si Doel dan Replika Oplet Segera Terpampang di Museum Motor Klasik SMK NMC Malang

Jun 01, 2021 20:15
Tampak Oplet Morris Minor Traveller buatan tahun 1957 yang sedang dalam tahap restorasi dibuat seperti tampilan Oplet dalam Film Si Doel Anak Sekolahan. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 
Tampak Oplet Morris Minor Traveller buatan tahun 1957 yang sedang dalam tahap restorasi dibuat seperti tampilan Oplet dalam Film Si Doel Anak Sekolahan. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 

MALANGTIMES - Museum Motor Klasik SMK NMC (National Media Center) saat ini sedang merestorasi kendaraan Oplet Morris Traveller Tahun 1957 yang lebih dikenal oleh masyarakat Indonesia Oplet dalam film Si Doel Anak Sekolahan

Koordinator Museum Motor Klasik SMK NMC Malang Azhar Arkho mengatakan, bahwa nantinya Oplet Morris Traveller buatan tahun 1957 tersebut akan direstorasi sama persis dengan Oplet yang digunakan dalam film Si Doel Anak Sekolahan. 

"Nantinya mobil ini akan direstorasi sama persis dengan oplet di Film Si Doel Anak Sekolahan. Mulai dari cat birunya, hingga bak penumpang yang terbuat dari kayu seperti Oplet Si Doel saat ini di kediaman Rano Karno," ungkapnya kepada MalangTIMES.com, Selasa (1/6/2021). 

Mesin asli dari Oplet Morris Traveller milik Rano Karno yang digunakan dalam Film Si Doel Anak Sekolahan.

Selain itu, pria yang akrab disapa Arkho ini juga menyebutkan bahwa Oplet yang saat ini sedang di restorasi dibeli dari wilayah Yogyakarta dengan surat-surat lengkap. Untuk harganya sendiri pihaknya tidak menyebutkan detail. Nantinya Oplet yang direstorasi ini akan dipasangi dengan mesin asli Oplet milik Rano Karno

"Nantinya mobil ini juga akan dipasangi dengan mesin asli oplet milik Rano Karno yang digunakan di film Si Doel Anak Sekolahan," ujarnya. 

Disinggung bagaimana mendapatkan mesin asli Oplet milik Rano Karno yang digunakan dalam film Si Doel Anak Sekolahan, Arkho mengatakan bahwa mesin asli tersebut didapatkan melalui hibah dari Rano Karno yang saat ini merupakan anggota Komisi X DPR-RI di Bidang Pendidikan dan Pariwisata. 

"Oleh karena itu, SMK NMC kan bergerak di bidang pendidikan. Akhirnya dianggap cocok untuk mewakili itu semua. Kita juga ada channel kesana kemarin. Akhirnya kita mendapatkan hibah," tuturnya. 

Pihaknya juga menuturkan bahwa pihak Museum Motor Klasik SMK NMC juga telah bertemu dengan Rano Karno secara langsung terkait proses hibah yang dilakukan. 

"Kita ketemu juga dengan Pak Rano, kita buat MoU bahwasanya ke depannya ini SMK NMC membuat museum itu. Akhirnya Pak Rano mau lah menghibahkan. Kalau untuk Opletnya, Pak Rano tidak melepas. Bahkan mau dibeli artis kan nggak diberi dengan harga yang mahal. Kita hanya dihibahkan untuk mesin opletnya saja. Itu cerita awalnya," terangnya. 

Tampak tanda tangan Rano Karno pada Suzuki A100 tahun 1973 yang dihibahkan.

Selain mendapatkan hibah mesin asli Oplet yang digunakan dalam film Si Doel Anak Sekolahan, Museum Motor Klasik SMK NMC juga mendapatkan hibah sepeda motor Suzuki A100 tahun 1973 warna merah yang juga lengkap dengan tanda tangan Rano Karnp dengan spidol warna emas. 

Arkho pun menyebutkan bahwa pihaknya mendapatkan hibah sepeda motor Suzuki A100 tahun 1973 warna merah tersebut ketika pihak Museum Motor Klasik SMK NMC berkunjung ke kediaman Rano Karno di Jakarta. 

"Itu waktu kita ke Jakarta, terus ada Suzuki A100. Kebetulan kan kita juga museum motor klasik. Akhirnya dibawa adiknya Pak Rano namanya Nurli Karno. Beliaunya datang sendiri ke Malang memberikan ke Museum Motor Klasik SMK NMC itu mengendarai motor itu dari Jakarta ke Malang," jelasnya. 

Tampak Suzuki A100 tahun 1973 yang dihibahkan ke Museum Motor Klasik SMK NMC.

Selain itu juga terdapat sepeda motor yang berhubungan dengan Rano Karno dalam film Si Doel Anak Sekolahan yakni ada replika Honda WIN yang saat ini sedang dalam proses restorasi oleh para guru dan karyawan SMK NMC Malang. 

"Selain ada oplet, di film Si Doel itu kan dan kalau kita kenal Pak Rano kan yang ikonik Oplet sama Honda WIN. Itu nanti yang akan kita tonjolkan dari Museum Motor Klasik SMK NMC," ujarnya. 

Bengkel restorasi Museum Motor Klasik SMK NMC.

Saat ini dikatakan oleh Arkho bahwa kedua kendaraan tersebut yakni Oplet dan Honda WIN sedang dalam tahap restorasi yang mencapai 80 persen. "Sekarang masih dalam tahap restorasi semua. Semua belum dipasang di Museum. Masih progres, sampai sekarang ini mungkin sudah 80 persen," katanya. 

Pihaknya membeberkan alasan mengapa menonjolkan dua kendaraan yang sangat ikonik dengan Rano Karno, karena sudah melakukan kerjasama. "Karena kemarin kan kita kerjasama ada MoU dengan Pak Rano itu. Akhirnya kita mengundang Pak Rano, apa yang menjadi ikon beliau ya Oplet sama Honda WIN itu," tuturnya. 

Terakhir, Arkho juga menyampaikan bahwa nantinya Museum Motor Klasik SMK NMC Malang akan diresmikan secara langsung oleh Rano Karno sekitar Bulan Juni atau awal Bulan Juli 2021. Rencananya keluarga dari Rano Karno juga akan turut hadir dalam acara peresmian tersebut. 

"Katanya sih mau semua, Pak Rubi, Pak Nurli itu mau diajak. Untuk Suti Karno masih bekerja di Palembang. Sama Bu Dewi istrinya Pak Rano rencananya mau ke Malang semua. Bulan Juni (diresmikan, red)," pungkasnya.

Topik
oplet si doelhonda win rano karnoRano Karnosi doel anak sekolahanAzhar Arkhosekolah warga inklusi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru