Mbois, Mahasiswa Petarung Ini Sabet Juara MMA 2021 di Probolinggo

Jun 01, 2021 13:10
Regar saat Beraksi menjatuhkan lawannya (Ist)
Regar saat Beraksi menjatuhkan lawannya (Ist)

MALANGTIMES - Mahasiswa Institut Teknologi Nasional (ITN) Malang, Wahyu Tedy Pratama menyabet juara Mixed Martial Arts (MMA) 2021 di kelas lightweight (kelas ringan) 70,3 Kilogram (155 pound), Probolinggo, Jumat (28/5/2021).

Raihan juara tersebut, setelah pria yang akrab disapa Regar yang berada di bawah naungan Lion Killer ITN Malang itu mengalahkan lawannya Muhammad Rozali atlet tinju dari Pertina Kabupaten Probolinggo.

Meski kali pertama mengikuti MMA atau Tarung Bebas Campuran bahkan disertai cedera, namun prestasi membanggakan ditorehkan oleh Regar. Pasalnya di detik-detik awal pertandingan, Regar berhasil membuat lawan menyerah dengan tanda tap out sebelum menit pertama usai. 

1

Meskipun sebelumnya Regar sempat terkena pukulan telak mengenai jakunnya yang mengakibatkan cedera, namun dengan sigap mahasiswa Teknik Informatika S-1 ini balik menyerang dengan pukulan, tendangan dan ditutup dengan kuncian. Dari kesempatan tiga ronde dengan masing-masing ronde waktunya lima menit, namun pada ronde pertama, Regar berhasil menjatuhkan lawan kurang dari satu menit.  

Strategi kemenangan Regar sebagai fighter Jujitsu melawan petinju adalah berusaha terus menekan. Ia merapatkan badan agar tidak terpukul sehingga hal itu menyulitkan lawan karena tidak terdapat ruang untuk menyerang.

2

“Baru mulai pertandingan dapat beberapa detik saya sudah terkena pukulan di jakun, hingga mengakibatkan cedera. Tapi, saya kemudian balik menyerang dan belum sampai satu menit awal selesai, saya sudah berhasil mengalahkan lawan,” kata Regar penuh semangat meski masih memakai pelindung leher. 

Lebih lanjut ia menjelaskan, dalam MMA atau Tarung Bebas Campuran tidak memakai sistem pertandingan seperti pada turnamen kebanyakan. Untuk itu, di awal pendaftaran peserta diminta menyerahkan portofolio kejuaraan dan kemenangan yang pernah mereka ikut sebelumnya. Dari portofolio tersebut seleksi dilakukan. 

Kemahasiswaan, Alumni, dan Kerjasama ITN Malang, Ir. Fourry Handoko, ST SS MT Ph D IPU menambahkan, jika memiliki mahasiswa berprestasi seperti Regar tentunya merupakan hal yang membanggakan. Karena itu, ITN kemudian selalu mendukung prestasi para mahasiswa baik itu dibidang akademik maupun non akademik.

3

Selain itu, pihak kampus juga memberikan reward atau apresiasi sebagai bentuk perhatian dan dukungan terhadap mahasiswa tersebut. 

“Mahasiswa yang mendapatkan juara kami (institusi) beri apresiasi baik secara poin dan koin. Apresiasi secara akademik dan materi. Kami bahkan sudah menginformasikan hal tersebut kepada prodi yang ada di ITN. Kami sangat mengapresiasi, apalagi kalau levelnya nasional,” kata Fourry

Topik
ITN Malangdewas perumda tirta kanjuruhanwahyu tedy pratama

Berita Lainnya

Berita

Terbaru