1 Juni, Juga Diperingati Sebagai Hari Susu Sedunia dan Hari Anak Internasional

Jun 01, 2021 11:04
Ilustrasi (Foto: Dreamstime.com)
Ilustrasi (Foto: Dreamstime.com)

INDONESIATIMES - Tak cuma memperingati Hari Lahir Pancasila, 1 Juni juga merupakan Hari Susu Sedunia dan Hari Anak Internasional. Lantas, kiea-kira bagaimana awal mula hari susu sedunia dan hari anak internasional itu diperingati? Berikut penjelasan dilansir dari berbagai sumber.

Hari Susu Sedunia

Peringatan Hari Susu Sedunia bertujuan untuk terus memperkenalkan manfaat dan produk susu ke seluruh dunia. Hari Susu Sedunia ini, pertama kali dicetuskan pada 2001 oleh Organisasi Pangan dan Pertanian (FAO). 

Awalnya Hari Susu Sedunia diperingati untuk merayakan sektor susu. Sejak saat itulah, setiap tahunnya manfaat susu dan produk susu secara aktif dipromosikan ke seluruh dunia.

Melansir melalui cuitan Twitter World Milk Day, pada 2021 ini, Hari Susu Sedunia mengambil tema Keberlanjutan, yang dimaksudkan untuk menunjukkan kontribusi susu untuk mendukung ekosistem yang berkelanjutan.

"Kami akan memperkenalkan kembali peternakan sapi perah pada dunia," tulis rilis World Milk Day.

Susu sendiri dikenal rendah emisi dan gas buang karena langsung bersumber dari sapi. Selain rendah karbon dalam proses pembuatannya, produk susu juga disebut mendukung mata pencaharian 1 miliar orang di dunia.

Diketahui, sebanyak 600 juta orang hidup dari peternakan sapi perah, sementara 400 juta lainnya bergantung pada pekerjaan penuh waktu untuk mendukung industri susu.

Hari Anak Internasional

Hari Anak dirayakan di banyak negara di seluruh dunia untuk menghormati anak-anak dan meningkatkan kesadaran akan hak-hak anak. Hari Anak yang dirayakan pada 1 Juni ini juga dikenal dengan Hari Perlindungan Anak Internasional (terkadang juga disebut sebagai Hari Anak Internasional). 

Hari Anak Internasional ini ditetapkan oleh Women's International Democratic Federation selama kongres tahun 1949 yang diadakan di Moskow. Perayaan pertama kalinya berlangsung pada tanggal 1 Juni 1950.

Melansir melalui Any Day Guide, saat ini, Hari Anak Internasional dirayakan pada tanggal 1 Juni terutama di negara-negara seperti Rusia, Yugoslavia, serta beberapa negara Eropa, Afrika, Asia dan Amerika Latin lainnya. Hari Anak Internasional 1 Juni ini biasanya ditandai dengan berbagai kegiatan seperti kontes, pertunjukan, liburan bersama anak, dan lain-lain agar anak bersenang-senang. 

Di beberapa negara, Hari Perlindungan Anak Internasional dirayakan sebagai hari libur, seperti di Cape Verde, Laos dan Mongolia. Selain itu, peringatan untuk Hari Anak sebenarnya mendahului Hari Ibu dan Hari Ayah. 

Hari Anak dibuat untuk mempromosikan cita-cita dan keinginan dunia untuk kesejahteraan anak-anak kita. Awal mula dari Hari Anak ini dimulai pada tahun 1856 saat Pdt. Charles H. Leonard, DD, yang saat itu merupakan pendeta dari First Universalist Church of Chelsea, Mass, ingin menciptakan hari dedikasi anak-anak pada kehidupan Kristiani.

Pada hari itu juga dibuat sebagai peringatan dedikasi ulang orang tua dan wali untuk membesarkan anak-anak mereka dalam pengasuhan Kristen. Dia menetapkan hari Anak setiap Minggu ke-2 di bulan Juni.

Selama sekitar 100 tahun berikutnya, konvensi lain mengesahkan penetapan dan resolusi untuk variasi pada Hari Anak selama bulan Juni. Hingga pada Desember 1954, Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) menyetujui resolusi dan merekomendasikan agar semua negara mengadakan Hari Anak Sedunia. 

Hari itu harus dikhususkan untuk kegiatan yang merayakan anak-anak di dunia, dan untuk memulai tindakan guna memberi manfaat dan memajukan kesejahteraan semua anak. Hari Anak Sedunia juga menandai peringatan tanggal Majelis Umum PBB mengadopsi Deklarasi dan Konvensi tentang hak-hak anak.

Topik
hari anakhari anak internasionalwisata berbasis masyarakatHari Lahir Pancasila

Berita Lainnya

Berita

Terbaru