Klaster Baru, Puluhan Warga Jl Tretes Bakal Jalani Tes Swab Massal Besok!

May 30, 2021 11:55
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Munculnya klaster baru perkampungan di wilayah Jl Tretes Selatan, RW 05, Kelurahan Rampal Celaket, Kecamatan Lowokwaru, menambah rentetan kasus Covid-19 di Kota Malang. 

Setidaknya, tercatat ada 7 warga positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab antigen PCR. Dua di antaranya, dinyatakan meninggal dunia.

Proses tracing dan testing secara cepat bakal dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Malang guna mengetahui dari mana asal penularan Covid-19 di wilayah tersebut.

Rencananya, besok (Senin, 31/5/2021) puluhan warga yang terindikasi melakukan kontak erat dengan pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di wilayah Jl Tretes bakal menjalani swab antigen massal yang akan dilakukan oleh petugas puskesmas setempat.

"Besok Senin, kita tracing dengan swab antigen untuk 35 sampai 40 warga. Mereka yang diduga memiliki kontak erat dengan pasien teekknfirmasi positif Covid-19," ujar Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang, dr Husnul Muarif.

Lebih jauh, apabila dari hasil tes didapati warga yang terpapar Covid-19, Husnul menyebut, yang bersangkutan harus menjalani isolasi di RS Lapangan Idjen Boulevard atau di safe house Jl Kawi. Hal ini, sebagai upaya untuk memutus penyebaran Covid-19.

"Kami akan minta untuk menjalani isolasi di RS Lapangan atau di safe house (bagi warga yang terpapar Covid-19)," tandasnya.

Sebagai informasi, hingga kemarin (Sabtu, 29/5/2021) kasus Covid-19 di Kota Malang  mencapai 6.657. Dari jumlah tersebut yang aktif sebanyak 15, pasien sembuh 6.032, meninggal dunia ada 610. Suspek sebanyak 129, propable 118, diisolasi sebanyak 129, dan discarded sejumlah 6.763.

Adapun, dengan munculnya klaster perkampungan ini, tercatat sudah ada 3 wilayah di Kota Malang yang terserang Covid-19. Sebelumnya, klaster perkampungan juga muncul di wilayah Lowokdoro Gang IV, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Ada 10 warga positif COVID-19, satu warga lainnya meninggal dunia.

Serta, kasus klaster perkampungan awal yang terjadi di Perumahan Permata Hijau dan Bukit Hijau, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. 22 Warga positif COVID-19 dari hasil tracing swab antigen dan PCR.

Topik
Kasus Covid 19Kota Malangizin turnamen

Berita Lainnya

Berita

Terbaru