Klaster Wilayah Perkampungan Kasus Covid-19 Bertambah, Wali Kota Sutiaji Minta Masyarakat Waspada

May 30, 2021 11:22
Ilustrasi. (Foto: Source google).
Ilustrasi. (Foto: Source google).

MALANGTIMES - Kasus Covid-19 di Kota Malang kembali mengalami lonjakan. Pasca libur Lebaran 2021 ini, setidaknya muncul klaster-klaster baru wilayah perkampungan.

Kini, tercatat sudah ada 3 wilayah di Kota Malang yang cukup banyak terserang Covid-19. Terbaru, yakni di kawasan Jl Tretes Selatan, RW 05, Kelurahan Rampal Celaket, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang.

Di mana, tercatat ada 7 warga positif Covid-19 berdasarkan hasil tes swab antigen PCR. Dua di antaranya meninggal dunia.

Sebelumnya, klaster perkampungan juga muncul di wilayah Lowokdoro Gang IV, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Ada 10 warga positif COVID-19, satu warga lainnya meninggal dunia.

Serta, kasus klaster perkampungan awal terjadi di Perumahan Permata Hijau dan Bukit Hijau, Kelurahan Tlogomas, Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang. 22 Warga positif COVID-19 dari hasil tracing swab antigen dan PCR.

Karena itulah, Wali Kota Malang Sutiaji terus mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada akan bahaya Covid-19. Salah satunya dengan terus menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

"Kami imbau agar masyarakat tetap berhati-hati, dan waspada jangan pernah lengah dengan tidak mengindahkan protokol kesehatan. Jangan pernah menganggap remeh Covid-19. Karena COVID-19 masih menghantui kita, masih membayangi kita," ujarnya.

Apalagi, menurut Sutiaji, dari beberapa kasus tersebut belum ditemukan asal usul virus yang menyerang warga. Meski telah dilakukan tracing dan mengetahui riwayat sebelumnya. Hingga saat ini, dari kasus-kasus ini dikatakannya terjadi antar keluarga.

"Kasus yang terjadi adalah kasus keluarga, sampai saat ini kita tracing dari mananya belum diketahui. Belum ketemu terpaparnya dimana," imbuhnya.

Lebih jauh, Sutiaji menyatakan, munculnya klaster-klaster baru di beberapa wilayah seperti di Tlogomas, Lowokdoro, Jalan Tretes, serta Jaksa Agung Suprapto, dipastikan penyebaran virus dari lingkungan masing-masing. Artinya, tidak ada terdeteksi kemunculan virus yang datang dari luar.

"Infonya, yang di Jalan Tretes banyak menerima tamu. Tapi, sampai sekarang masih kita lakukan tracing, tamunya dari mana," tandasnya.

Sebagai informasi, hingga kemarin (Sabtu, 29/5/2021) kasus Covid-19 di Kota Malang mencapai 6.657. Dari jumlah tersebut yang aktif sebanyak 15, pasien sembuh 6.032, meninggal dunia ada 610. Suspek sebanyak 129, propable 118, diisolasi sebanyak 129, dan discarded sejumlah 6.763.

Topik
Kasus Covid 19Kota Malangizin turnamenWali Kota Malang Sutiaji

Berita Lainnya

Berita

Terbaru