Diduga Lakukan Kejahatan Seksual Berkali-Kali, Komnas Perlindungan Anak Laporkan Pemilik SPI

May 29, 2021 16:31
Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak (PA) Arist Merdeka Sirait. (Foto: istimewa)
Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak (PA) Arist Merdeka Sirait. (Foto: istimewa)

BATUTIMES - Tiga anak didampingi Ketua Umum Komnas Perlindungan Anak (PA) Arist Merdeka Sirait telah melaporkan pemilik salah satu sekolah ternama di Kota Batu berinisial JE ke Polda Jatim, Sabtu (29/5/2021). JE dilaporkan diduga telah melakukan tindak pidana kejahatan seksual.

“Ada lembaga/institusi pendidikan yang dikagumi di Kota Batu yakni sekolah yang berinisial SPI terdapat kasus-kasus kejahatan seksual yang dilakukan pemilik SPI,” ungkapnya.

Ia menambahkan, jika kejahatan seksual itu telah dilakukan berulang-ulang kali. Korbannya mencapai 15 orang yang saat itu bersekolah di sana. “Mulai dari anak itu sekolah kelas 1, 2, 3 sampai lulus sekolah mengalami kejahatan itu,” imbuhnya.

Kasus yang terjadi itu tambahnya, merupakan kejahatan yang luar biasa. Bukan hanya kejahatan seksual juga terdapat kekerasan secara fisik dan verbal.

Kedoknya adalah memberikan pendidikan secara cuma-cuma, mereka dibina sesuai dengan passionnya. Sayangnya di balik kebaikannya itu ternyata para korban mengalami kekerasan seksual.

Kejadian itu berlangsung mulai tahun 2009 sampai tahun 2020 silam. Sedangkan korbannya dari beragam daerah. Yakni Madiun, Blitar, Kutai, Palu, Kudus, dan sebagainya.

Menurut Arist laporan kasus dilakukan langsung ke Polda Jatim lantaran permasalahan yang besar. Dan laporan tersebut kini sudah masuk pada SPKT Polda Jatim.

“Selanjutnya akan dilakukan visum, dan BAP. Seluruhnya korban adalah perempuan. Dan ini tidak bisa dibiarkan itu merupakan kejahatan kemanusiaan,” jelas Arist.

Sedang SPI merupakan salah satu sekolah terbaik di mana para siswanya tidak dipungut biaya. Mereka berasal dari beragam daerah di Indonesia.

Topik
sekolah ternama kota batupencabulan anak di kota batuPelecehan seksualKomisi Perlindungan Anak Indonesiapencabulan anakcoaching clinic diklat cirebon

Berita Lainnya

Berita

Terbaru