Indikator Capaian Alami Penurunan, Bappeda Kota Malang Optimasi Program Strategis Peningkatan Ekonomi

May 28, 2021 10:18
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang, Dwi Rahayu. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).
Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang, Dwi Rahayu. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES).

MALANGTIMES - Program Rencana Strategis (Renstra) Perangkat Daerah Kota Malang tahun 2018-2023 harus mengalami penyesuaian. Hal ini karena adanya pandemi Covid-19 yang tak kunjung usai, menjadikan program pembangunan mengacu pada isu strategis nasional.

Pemulihan perekonomian menjadi salah satu yang dipacu untuk menjalankan program-program pembangunan di Kota Malang. Lantas apa saja yang diselaraskan dalam penyesuaian perubahan Renstra Perangkat Daerah Kota Malang tahun 2018-2023?

Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Malang Dwi Rahayu menyatakan, penyesuaian dalam penyusunan dokumen Renstra Perangkat Daerah Kota Malang tahun 2018-2023 tersebut lebih mengacu pada optimalisasi perekonomian.

Seperti, pengembangan sektor ekonomi kreatif (ekraf), hingga peluang dalam pemasaran produk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) di Kota Malang.

"Dalam hal optimalisasi perekonomian ini melalui pengembangan sektor ekonomi kreatif bernilai tambah tinggi, pengembangan pengelolaan pasar, pariwisata dan UMKM yang go digital," ujarnya.

Beberapa hal tersebut menjadi pemacu untuk peningkatan perekonomian di Kota Malang. Apapagi, Dwi menambahkan, provinsi Jawa Timur cukup menyoroti laju pertumbuhan ekonomi yang menurun.

"Yang disoroti provinsi sebetulnya pertumbuhan ekonomi, asalnya 5 persen, sementara ini minus 2,26 persen. Ini diarahkan targetnya (Kota Malang) diturunkan supaya tercapai, tapi pak Wali (Wali Kota Malang Sutiaji) optimis Kota Malang bisa mencapai itu," imbuhnya.

Meski begitu, dikatakannya Kota Malang tidak mengalami penurunan target capaian indikator pembangunan yang terlalu signifikan. Karenanya, dalam hal ini sektor UMKM terus digenjot agar bisa menaikkan perekonomian.

"Tidak terlalu jauh (penurunan target capaian), ada misalnya 0,88 jadi 0,83, nggak banyak. Makannya UMKM itu, kalau digalakkan terus akan menyokong pertumbuhan ekonomi itu tadi," pungkasnya.

Topik
Bappeda Kota MalangKota MalangDwi RahayuEkonomi Kreatif

Berita Lainnya

Berita

Terbaru