Wali Kota Malang Sutiaji tidak Setuju Perpanjangan Masa Pengetatan Penyekatan, Ini Alasannya

May 27, 2021 16:53
Wali Kota Malang, Sutiaji. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)..
Wali Kota Malang, Sutiaji. (Arifina Cahyanti Firdausi/MalangTIMES)..

MALANGTIMES - Wali Kota Malang Sutiaji tidak setuju dengan kebijakan pemerintah pusat memperpanjang masa pengetatan penyekatan kendaraan di setiap daerah hingga 31 Mei 2021 mendatang. 

Hal itu disampaikan Sutiaji, saat ditemui pada Kamis (27/5/2021) di Balai Kota Malang. Sutiaji lebih menyetujui apabila Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masayarakat (PPKM) Mikro yang lebih diperketat, dibandingkan penyekatan kendaraan di pintu masuk Kota Malang.

"Saya sebenarnya tidak setuju (perpanjangan pengetatan penyekatan). Saya setujunya PPKM Mikro saja yang lebih dikuatkan," ujarnya.

Ketidaksetujuannya ini pun bukan tanpa alasan, pasalnya, jika pengetatan penyekatan terus dilakukan akan mempengaruhi laju pertumbuhan perekonomian di Kota Malang. Sedangkan, pemerintah pusat sendiri juga menargetkan adanya kenaikan pertumbuhan ekonomi nasional di kuartal ke II nanti mencapai 7 persen.

"Ekonomi mati terus (jika pengetatan penyekatan terus diperpanjang), pariwisata mandeg (berhenti). Karena, kalau ada penyekatan kan orang lain tidak boleh datang ke daerah lain. Yang penting protokol kesehatan, menggunakan masker itu," imbuhnya.

Karenanya, Sutiaji mengharapkan menegaskan masa perpanjangan pengetatan ini hanya akan berlangsung hingga akhir Mei 2021 ini. Ia bahkan akan melakukan upaya komunikasi dengan pemerintah pusat berkaitan dengan usulan untuk tidak lagi ada perpanjangan tersebut.

"Sekarang ekonomi sudah mulai bergerak, saya kira ini untuk pemerhatian, kalau Mei selesai (perpanjangan pengetatan) Alhamdulillah, jangan sampai ditambah lagi. Nanti kami akan komunikasi dengan Dirjen yang membawahi ini, di Mendagri," pungkasnya.

Untuk diketahui, sejak 22 April lalu pemerintah pusat memberlakukan masa pengetatan perjalanan di dalam negeri menyambut masa libur Lebaran. Kemudian dilanjutkan dengan masa larangan mudik di tanggal 6 sampai 17 Mei. Dilanjut lagi dengan masa pengetatan mulai 18 sampai 24 Mei 2021.

Namun, belakangan, pemerintah pusat kembali memperpanjang masa pengetatan perjalanan mulai 25 Mei hingga 31 Mei 2021 mendatang. Langkah ini dilakukan guna menekan laju penyebaran kasus Covid-19 di seluruh daerah di Indonesia.

Selama masa pengetatan ini kendaraan dari luar tidak bisa masuk leluasa. Termasuk, bagi yang ingin berwisata dan melakukan pekerjaan pun harus menyiapkan syarat-syarat khusus. 

Topik
Berita MalangWali Kota MalangSutiajippkm mikro

Berita Lainnya

Berita

Terbaru