Algoritma Google Terbaru Diterapkan Mulai Juni, Berikut 3 Penilaian Barunya

May 27, 2021 09:24
Google Search (Foto: DigitalMarketer)
Google Search (Foto: DigitalMarketer)

INDONESIATIMES - Dalam waktu dekat, Google akan meluncurkan perubahan pada algoritmanya. Algoritma baru ini disebut-sebut akan lebih mengedepankan kualitas konten dan akan menentukan ranking sebuah website di mesin pencari. 

Rencananya algoritma Google terbaru ini akan mulai diterapkan pada Juni mendatang. Sebelumnya, pembaruan algoritma page experience, dengan penerapan core web vitals yang akan menjadi faktor penting dalam ranking website, dijadwalkan akan dilakukan pada Mei ini.

"Kami akan mulai menggunakan page experience sebagai bagian dari sistem ranking mulai pertengahan Juni 2021. Tetapi page experience tak akan memainkan peran penuh dalam sistem tersebut sampai akhir Agustus nanti," tulis Google dalam blog-nya. 

Sebelumnya, Google juga mengatakan bahwa faktor-faktor core web vitals akan digunakan berbarengan dengan faktor-faktor user experience lainnya dalam penentuan ranking website. Core web vitals akan terdiri dari tiga faktor, yakni largest contentful paint (LCP), first input delay (FID) dan cumulative layout shift (CLS). 

Ketiganya menyasar peningkatan pengalaman pengguna dengan memantau serta meningkatkan kecepatan loading, respons, dan stabilitas web. LCP untuk lebih spesifik adalah tentang kecepatan loading: seberapa cepat bagian paling besar dan utama dari sebuah konten bisa diakses/dibuka. 

Untuk melewati tes core web vitals, konten tersebut harus terbuka kurang dari 2,5 detik. Sebanyak 25 persen dari nilai Google Performance Score sebuah website akan dipengaruhi oleh faktor ini.

Kedua FID yang menyangkut kecepatan respons website terhadap input pengguna (interaktivitas). Contoh yang paling mudah ialah klik pada fitur webstie. 

Agar lolos tes vore web vitals, sebuah website harus merespons kurang dari 100 milidetik (0,001 detik). Komponen nilainya di Google Performance Score juga 25 persen.

Ketiga adalah CLS yang terkait konsistensi website atau stabilitas visual, apakah ada item dalam tampilan website yang berubah saat konten lain dibuka. Untuk lulus dalam tes ini, sebuah laman harus mencetak skor kurang dari 0,1. Komponen nilainya sendiri hanya 5 persen di Google Performance Score.

Selain tiga faktor tersebut,  Google juga menekankan empat faktor lain. Yaitu harus mobile friendly, aman, wajib menggunakan HTTPS, dan harus menampilkan iklan yang tidak mengganggu pengguna atau merusak pengalaman pengguna.

Topik
Algoritma Google terbaruHenry Kissingeraplikasi Google

Berita Lainnya

Berita

Terbaru