Klaster Permukiman Lowokdoro, 9 Warga Jalani Swab PCR Kedua

May 25, 2021 17:51
Gapura Jalan Lowokdoro Gang 4, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 
Gapura Jalan Lowokdoro Gang 4, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang. (Foto: Tubagus Achmad/MalangTIMES) 

MALANGTIMES - Sebanyak sembilan orang di klaster permukiman penyebaran Covid-19 Jalan Lowokdoro Gang 4, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang, telah menjalani Swab Test PCR (Polymerase Chain Reaction) kedua di Puskesmas Ciptomulyo, Selasa (25/5/2021). 

Tindakan Swab Test PCR kedua ini dilakukan setelah sebelumnya sembilan orang tersebut kontak erat dengan sembilan orang sebelumnya yang menjadi pemicu penyebaran Covid-19 di Jalan Lowokdoro, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang

Selain itu, kemarin pada hari Senin (24/5/2021) juga telah dilakukan Swab Test PCR pertama. Tindakan dua kali Swab Test PCR ini untuk mencegah persebaran Covid-19. 

"Ini hari kedua warga harus menjalani swab tes. Setelah kemarin kesembilan warga ini juga harus menjalani swab tes pertama. Swab tes dua kali ini merupakan prosedur yang harus dijalani oleh warga yang kontak erat terutama dari warga di satu wilayah bersamaan," ujar Analisis Laboratorium Puskesmas Ciptomulyo Kota Malang Sari Handayani, Selasa (25/5/2021).

Lanjut Sari, bahwa hasil dari Swab Test PCR kepada sembilan orang warga Jalan Lowokdoro Gang 4, Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang tersebut secara teknis akan keluar dua sampai tiga hari kemudian. 

"Kalau hasil swabnya dalam satu rombongan ini tidak bisa langsung dikeluarkan, menunggu dua sampai tiga hari," terangnya. 

Lebih lanjut Sari menyampaikan bahwa prosedur menunggu hasil Swab Test PCR dua hari sampai tiga hari tersebut karena ada hasil Swab Test PCR yang abu-abu. 

"Abu-abu dalam artian tidak negatif dan positif. Jadi harus dicermati kembali sebelum diumumkan," imbuhnya. 

Sementara itu, seperti yang telah diberitakan sebelumnya Ketua RT. 06/RW. 04 Kelurahan Kebonsari, Kecamatan Sukun, Kota Malang Agung Harianto menjelaskan bahwa penyebaran Covid-19 di Jalan Lowokdoro bermula dari satu rumah yang ditempati Ngartono (83). 

Kemudian, terus menyebar ke tetangga-tetangga sekitar yang ada di Jalan Lowokdoro Gang 4 dan Jalan Lowokdoro Gang 3. Hal itu menyebabkan dua orang atas nama Ngartono (83) pada hari Jumat (14/5/2021) dan Rina Ratnawati (46) pada hari Kamis (20/5/2021) meninggal dunia.

"Sementara ini ada tiga yang menjalani isolasi mandiri di rumah. Sisanya ada yang masih dirawat di rumah sakit dan ada yang menjalani isolasi di Safe House Jalan Kawi," pungkasnya.

Topik
ahmad solehCovid 19Kota MalangKasus Covid 19

Berita Lainnya

Berita

Terbaru