Ketika Seorang Pemuda Minta Izin Berzina di Hadapan Rasulullah

May 24, 2021 11:30
Ilustrasi saat pemuda diberi nasihat. (istimewa)
Ilustrasi saat pemuda diberi nasihat. (istimewa)

MALANGTIMES - Perbuatan Rasulullah SAW merupakan rujukan umat Islam di dunia. Beliau juga merupakan tempat bertanya karena sumber  Rasulullah merupakan wahyu dari Allah SWT. 

Dan suatu ketika, ada seorang pemuda yang mohon izin kepada Rasulullah. Namun, permohonan izin itu  membuat marah para sahabat Rasulullah. 

Lalu apa yang sebenarnya diminta  pemuda tersebut kepada Rasulullah? bagaimana Rasulullah menyikapi permohonan yang dianggap lancang dan membuat marah para sahabat tersebut? Simak kisahnya yang dirangkum dari berbagai  sumber.

Sebagai seorang nabi yang diutus terakhir di dunia, Rasulullah menjadi tempat mengadu dan meminta izin. Dalam hadis riwayat Ahmad, ada pemuda yang mendatangi Rasulullah. Namun, kemudian pemuda tersebut mengajukan izin yang membuat kaget dan marah  para sahabat. 

Diketahui, pemuda tersebut bernama Julaibib. Pemuda tersebut meminta izin untuk bisa berzina dengan seorang perempuan. Ia berkata, "Wahai Rasulullah, izinkan aku berzina".

Mendengar permohonan tersebut, para sahabat yang berada di dekat Rasulullah kemudian murka. Bahkan mereka berniat memberikan pelajaran terhadap Julaibib karena permohonannya yang lancang dan tidak sopan.

Tetapi, berbeda dengan para sahabatnya, respons Rasulullah justru sebaliknya. Rasulullah tak marah dan berbalik melontarkan pertanyaan menohok kepada pemuda tersebut.  

Rasulullah berkata kepada pemuda tersebut, “Apakah kamu rela kalau ibumu dizinahi orang lain?”

Pemuda tersebut langsung menjawab dengan tegas pertanyaan Rasulullah,. “Tidak rela,” ujarnya.

Rasulullah memberikan nasihatnya kepada pemuda tersebut. “Wanita yang akan kamu zinai itu adalah ibu dari anak-anak orang lain, istri dari orang lain,” ungkap Rasulullah.

Bukan hanya memberikan nasihat. Tetapi Rasulullah juga mendoakan pemuda tersebut mendapatkan rahmat Allah SWT serta diampuni dosa-dosanya, dijaga kemaluannya, termasuk juga disucikan hatinya.

Dan keterangan dalam buku berjudul "Surga Bersama Nabi", Julaibib lalu menjadi orang yang sangat membenci zina dan menjadi syuhada setelah mendengar jawaban-jawaban logis Rasulullah atas keinginannya untuk berzina. 

Sikap lemah lembut yang ditunjukkan  meski mendapat permohonan  yang lancang dari seorang pemuda, memang merupakan hal yang ditanamkan Allah SWT dalam jiwa Rasulullah sebagai suri tauladan. Sikap  lembut ini selalu ditunjukkan Rasulullah walau mendapatkan pertanyaan maupun makian dari orang lain. 

Dari abu Hurairah, Rasulullah bersabda "Ucapan yang baik adalah sedekah" (HR Bukhari dan Muslim).

Sikap yang dilakukan Rasulullah itu kiranya bisa kita ambil dan diaplikasikan dalam berkehidupan di dunia untuk mendapatkan rahmat dan rida dari Allah SWT. 

Topik
Teladan Rasulullahbonus dari the kalindrakisah nabi

Berita Lainnya

Berita

Terbaru