Dipakai BPP Kecamatan, Pemkot Batu Terima Bantuan Alat Jembatan Komunikasi Langsung ke Kementan

May 21, 2021 21:18
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat menerima bantuan di ruangannya , lantai 5 Balai Kota Among Tani, Jumat (21/5/2021). (Foto: istimewa)
Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko saat menerima bantuan di ruangannya , lantai 5 Balai Kota Among Tani, Jumat (21/5/2021). (Foto: istimewa)

BATUTIMES - Balai Penyuluh Pertanian (BPP) Kota Batu mendapatkan bantuan teknologi dari Kementerian Pertanian. Bantuan diserahkan kepada Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko di ruangannya, lantai 5 Balai Kota Among Tani, Jumat (21/5/2021). Bantuan teknologi itu diberikan untuk kemudahan berkomunikasi.

Penyerahan bantuan itu langsung diberikan oleh Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian Siti Munifah kepada Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko. Saat itu Dewanti didampingi Kepala Dinas Pertanian Sugeng Pramono.

Penyerahan bantuan juga dihadiri oleh Kepala Balai Besar Penyuluh Pertanian (BBPP) Songgoriti Wasis Sarjono, Kepala BBPP Ketindan Sumardi Noor,  dan Polbangtan Malang Setya Budhi Udrayana.

Kepala Dinas Pertanian Sugeng Pramono mengatakan, dua perangkat perangkat komputer all in one dan modem akan digunakan di BPP Kecamatan Junrejo dan Kecamatan Batu.  “Yang nantinya bisa bermanfaat dan memudahkan berkomunikasi dengan Kementan,” katanya. 

Sementara , Sekretaris Badan Penyuluhan dan Pengembangan SDM Pertanian Kementerian Pertanian Siti Munifah menjelaskan, pemberian fasilitas dua PC all in one (AIO) dan modemnya sebagai jembatan untuk berkomunikasi dari Balai Penyuluh Pertanian (BPP) yang ada di kecamatan ke Kementerian Pertanian. 

"Kami berikan fasilitas untuk memudahkan komunikasi dari kecamatan ke kementerian dan sebaliknya. Ini untuk mewujudkan pertanian yang maju, mandiri dan modern. Segala informasi harus segera sampai ke petani," ujarnya. 

Mengingat menteri pertanian memiliki program ‘Sapa Petani’, diharapkan fasilitas tersebut dapat menjembatani permasalahan dan kesulitan yang dihadapi petani di lapangan. "Dulu harus menunggu penyuluh datang. Untuk coverage area yang lebih luas, harus memanfaatkan IT," tambah Siti Munifah.

Topik
pertanian di Kota BatuPemkot Batuberita kota batuKementerian Pertanian

Berita Lainnya

Berita

Terbaru