Serius Tangani Covid-19, Bupati Malang Sanusi: Penanganan Sudah On The Track

May 20, 2021 20:25
Bupati Malang HM Sanusi (tengah) saat meninjau lokasi bencana. (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)
Bupati Malang HM Sanusi (tengah) saat meninjau lokasi bencana. (foto: Hendra Saputra/MalangTIMES)

MALANGTIMES - Bupati Malang HM. Sanusi menegaskan bahwa penanganan covid-19 di Kabupaten Malang sudah on the track. Hal ini tak lain adalah upaya bersama untuk memutus mata rantai penyebaran virus yang diduga bermula dari China tersebut.

Seperti diketahui, covid-19 masih menjadi pembahasan serius  kalangan masyarakat hingga pejabat daerah. Apalagi, baru-baru ini di Kota Malang telah terjadi klaster baru penyebaran covid-19 selepas Ramadan dan diketahui saat Lebaran.

Namun hal itu dikatakan Sanusi sangatlah berbeda. Pasalnya, penanganan covid-19 di setiap daerah berbeda. Meski Kota Malang dan Kabupaten Malang tidak bisa dipisahkan, secara jumlah penduduk, wilayah yang saat ini dipimpin oleh Sanusi memiliki penduduk yang lebih besar.

“Penanganan covid-19 di Kabupaten Malang dengan penduduk sekitar 3 juta jiwa dengan Kota Malang yang jumlah penduduknya sekitar 1,4 juta jiwa jelas berbeda. Harus dipahami itu. Kami ada aturannya sendiri. Jika meniru daerah lain, ya habis,” kata Sanusi.

Sanusi pun menyebut untuk urusan covid-19, Kabupaten Malang berada di urutan 23 untuk skala Jatim. Berbeda dengan Kota Malang yang berada di urutan ke-4 untuk skala Jawa Timur.

“Apa harus meniru Kota Malang? Harus dipahami juga dampak dari pandemi covid-19. Penanganan jelas berbeda,” ucao Sanusi.

Dengan begitu, saat ini Pemkab Malang bersama forkopimda sangat berhati-hati dalam menerapkan aturan penanganan covid-19. Namun yang menjadi patokan masih arahan dari pemerintah pusat.

“Artinya, jika diterapkan aturan ketat, ya itu kebijakan kami. Beda dengan aturan longgar yang dilakukan di daerah lain,” ujar Sanusi.

Di sisi lain, Sanusi mengaku bahwa penanganan covid-19 di Kabupaten Malang telah baik. Hal itu ditengarai dari Polres Malang yang dinobatkan sebagai salah satu satuan wilayah (satwil) kerja terbaik terkait penanganan covid-19.

Namun, tetap Sanusi tetap meminta kesadaran dari masyarakat untuk memahami dan menaati aturan penanganan covid-19. Dicontohkan salah satunya ,yakni Kecamatan Kasembon, yang masih zona hijau. Hal itu membuktikan bahwa aturan ketat yang diterapkan membuahkan hasil menekan angka kasus positif covid-19. “Pemerintah pusat selalu monitoring kami dan menilai bahwa kebijakan soal covid-19 sudah on the track,” pungkasnya.

Topik
Covid di kabupaten malangBupati Malang SanusiPenanganan Covid 19

Berita Lainnya

Berita

Terbaru