Wali Kota Malang, Moch Anton (kiri) dan Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji (kanan) saat memamerkan dua piala adipura 2015 yang berhasil diraih Kota Malang, Selasa (24/11/2015). Foto: tania/malangtimes
Wali Kota Malang, Moch Anton (kiri) dan Wakil Wali Kota Malang, Sutiaji (kanan) saat memamerkan dua piala adipura 2015 yang berhasil diraih Kota Malang, Selasa (24/11/2015). Foto: tania/malangtimes

MALANGTIMES - Peraihan dua piala adipura ditahun 2015 dalam kategori Taman Terbaik Nasional dan Kota Layak Anak memang cukup berhasil menunjukan kinerja pemerintah dalam mengembangkan Kota Malang.

Namun jika melihat kebelakang, dalam perkembangannya Kota Malang mengalami kemunduran, sehingga sebenarnya harus berbenah dan harus lebih giat. Mengapa? Karena di tahun ini, Kota Malang gagal meraih kembali piala Adipura Kencana seperti tahun 2013 dan 2014 lalu. 

Saat itu selama dua tahun berturut-turut, peraihan Piala Adipura Kencana menjadi prestasi yang sangat membanggakan untuk Kota Malang. Sebab, peraihan itu menunjukan bahwa kota ini berhasil meraih nilai tertinggi bahkan melebihi nilai yang ditetapkan dibidang lingkungan hidup. Ditahun 2015 kota yang berhasil meraih Piala Adipura Kencana yakni, Surabaya, Balikpapan dan Kendari.

 Namun, pemerintah Kota Malang dibawah pimpinan H Moch Anton terus bertekad agar ditahun berikutnya Kota Malang mampu kembali meraih Piala Adipura Kencana.

"Kita tidak berpuas diri dengan dua piala ditahun 2015 ini. Tahun selanjutnya Kota Malang harus jauh lebih baik," kata Anton. (*)