UIN Malang Jalin MoU dengan Pusdiklat LKKMO Balitbang Kemenag

May 20, 2021 12:43
Prof Dr M Arskal Salim GP MAg Kepala Pusdiklat LKKMO Balitbang Kemenag (4 dari kiri) dan Rektor UIN Malang, Prof Abdul Haris (3 dari kanan) usai melakukan penandatanganan MoU (Anggara Sudiongko/MALANGTIMES)
Prof Dr M Arskal Salim GP MAg Kepala Pusdiklat LKKMO Balitbang Kemenag (4 dari kiri) dan Rektor UIN Malang, Prof Abdul Haris (3 dari kanan) usai melakukan penandatanganan MoU (Anggara Sudiongko/MALANGTIMES)

MALANGTIMES - Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim (UIN Maliki) Malang melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pusat Penelitian dan Pengembangan Lektur, Khazanah Keagamaan, dan Manajemen Organisasi Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama (Pusdiklat LKKMO Balitbang Kemenag) Kemenag RI. Jalinan kerja sama terkait persiapan kegiatan International Symposium on Religius Literatur anda Heritage (Islage 3).

Prof Dr M Arskal Salim GP MAg Kepala Pusdiklat LKKMO Balitbang Kemenag menjelaskan, sebagai sebuah kegiatan ilmiah, symposium ini diharapkan bisa menghasilkan beberapa makalah-makalah atau pun paper yang nantinya bisa dipublikasikan pada jurnal.  

"Seperti UIN Malang ini, Alhamdulillah sudah punya dua jurnal yang terakreditasi terindeks scopus, luar biasa sekali pencapaian tersebut, karena tidak banyak perguruan tinggi yang punya jurnal terindeks scopus, "terangnya.

1

Kemudian yang kedua, diharapkan juga hal ini nantinya akan ditampilkan dalam bentuk prosiding yang tersedia secara online sehingga masyarakat maupun dunia akademik bisa mengakses makalah maupun buah gagasan pikiran serta literatur khazanah tersebut. 

"Dan yang ketiga, kita perlu memikirkan sebuah world heritage, sebuah warisan dunia berasal dari khazanah di bawah Kemenag. Makanya kita berharap symposium nanti bisa menemukan berbagai gagasan  yang itu bisa saja diusulkan sebagai usulan warisan dunia. Dengan tiga hal inilah kita berharap  bisa memberikan kemajuan maupun pembangunan pendidikan di Indonesia," terangnya.

2

Sementara itu, Rektor UIN Maliki Malang, Prof Abdul Haris menjelaskan jika adanya hal jalinan kerjasama tersebut memang untuk terus mendongkrak peningkatan kualitas SDM. 

"Jika literatur yang tersedia memenuhi sesuai kebutuhan, maka tentunya ini sangat membantu para mahasiswa atau dosen dalam menulis sebuah karya imiah," terangnya.

Begitupun dalam kegiatan ini, diharapkan bisa memunculkan karya ilmiah yang punya kekhasan dan memiliki distingsi yang tidak ada didunia lain untuk diusulkan dalam world heritage. "Jadi akan dicari karya-karya tulis yang punya kekhasan, yang itu bisa saja diusulkan," pungkasnya.

Topik
UIN Maliki MalangRektor UIN Maliki MalangProf Abdul Harisprof arsykal salimNormalisasi selokan

Berita Lainnya

Berita

Terbaru