Halalbihalal Unisma, Rektor Sampaikan 4 Hal Ini

May 19, 2021 18:40
Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi saat memberikan sambutan dalam Halal Bihalal Unisma (19/5/2021)(Ist)
Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi saat memberikan sambutan dalam Halal Bihalal Unisma (19/5/2021)(Ist)

MALANGTIMES - Universitas  Islam Malang (Unisma) menggelar halalbihalal bersama seluruh keluarga besar Unisma, Rabu (19/5/2021). Dalam kegiatan yang digelar secara hybrid itu, Unisma mengundang Ketua Pengurus Wilayah Nahdatul Ulama (PWNU) Jatim KH Marzuki Mustamar. 

Rektor Unisma Prof Dr Maskuri MSi mengatakan, dalam momentum ini, sebagai pimpinan Unisma, dia menyampaikan ucapaan mohon maaf lahir dan batin atas kesalahan, baik yang disengaja maupun tidak disengaja, selama ini.

Rekt

"Mohon maaf lahir batin atas kesalahan baik yang disengaja maupun tidak disengaja, saat dalam bergaul, bekerja dan berkata. Unisma tentunya akan terus semakin baik dan maju, dan tidak punya niatan untuk saling menjelekkan atau bahkan saling melemahkan, tapi semata-mata demi meraih rida Allah demi kejayaan Unisma," terangnya.

Dalam kesempatan ini, Maskuri juga mengatakan, selama bulan Ramadan, tentunya semua berupaya untuk menahan nafsu dan amarah. Bahkan semaksimal mungkin melakukan hal yang terbaik dalam segala hal. 

Sebagai contoh, betapa mulianya hamba Allah yang saling membantu satu sama lain dan mengembangkan solidaritas sosial untuk membangun kehidupan umat yang harmoni antarsesama. Hal tersebut telah ditampakkan saat dalam menjalankan ibadah selama bulan suci Ramadhlan.

Peserta

“Karenanya, semoga ini menjadi tangga kita untuk bisa mencapai perilaku yang baik dari waktu ke waktu, terutama dalam mengembangkan Unisma,” ucapnya.

Dalam momentum ini, disampaikan Maskuri, semua pihak harus saling memaafkan untuk memulai lembaran baru, niat baru dan gerakan baru dalam upaya membangun Unisma maupun tatanan kehidupan masyarakat, termasuk juga membangun bangsa ini.

Menurut dia, dalam diri seseorang, paling tidak ada empat hal, baik saat seseorang tersebut bekerja maupun beraktivitas lainnya. Empat hal tersebut pertama adalah niat baik dengan melaksanakan sesuatu yang terbaik dan itu merupakan perintah Allah.

"Harus melakukan yang terbaik dengan niat baik, untuk kita, keluarga, Unisma hingga bangsa dan negara," katanya.

Kemudian yang kedua adalah niat baik namun dengan cara yang kurang baik dalam aplikasinya. Sering seseorang terbawa dalam satu emosi dan nafsu yang menganggap bahwa diri sendirilah merupakan yang terbaik. Hal itu sering menyebabkan benturan-benturan dengan yang lainnya.

Kemudian yang ketiga adalah niat jelek namun seakan-akan memiliki niat yang baik.  Melakukan sesuatu namun terdapat suatu maksud tersembunyi yang itu mengarah kepada hal yang buruk. Hal ini tentunya tidak akan menguntungkan dalam kehidupan manusia ke depannya.

"Yang keempat, niat jelek, niat jahat dengan cara-cara yang jelek dan jahat pula. Empat inilah sering kita memandang di tengah masyarakat. Dan mudah-mudahan Unisma yang pertama mempunyai niat baik dengan cara yang baik untuk menjadi kunci dalam kesuksesan dan kejayaan Unisma," tandasnya.

1

Dirinya juga berpesan terhadap seluruh civitas agar berani untuk mengembangkan Unisma dengan cara-cara yang kreatif dan cara-cara yang baik. Lebih dari itu, bukan hanya bermodalkan berani, namun seluruh sumber daya manusia harus memiliki kreativitas yang tinggi.

"Tentunya pengembangan akan terus dilakukan Unisma baik itu infrastruktur maupun pada sumber daya manusia" pungkasnya.

 

Topik
unisma malanghalalbihalal

Berita Lainnya

Berita

Terbaru