19 Aplikasi Pinjol Guru TK Ketahuan Ilegal, Pemkot Malang Ambil Langkah Hukum

May 19, 2021 15:42
Pertemuan antara Mala (Guru TK terjerat hutang pinjol) bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dan Kepala OJK Kota Malang Sugiarto Kasmuri, di Balai Kota Malang (Rabu, 19/5/2021). (Foto: Istimewa).
Pertemuan antara Mala (Guru TK terjerat hutang pinjol) bersama jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dan Kepala OJK Kota Malang Sugiarto Kasmuri, di Balai Kota Malang (Rabu, 19/5/2021). (Foto: Istimewa).

MALANGTIMES - Kasus hutang pinjaman online (pinjol) yang dialamai Mala, seorang guru TK di Kota Malang menjadi perhatian Wali Kota Malang Sutiaji. Satu per satu, proses penyelesaian bakal diupayakan untuk diatasi.

Pemerintah Kota (Pemkot) Malang dalam hal ini akan berupaya mengembalikan pekerjaan Mala, pun juga upaya lainnya untuk memberikan bantuan melunasi hutang yang menjeratnya. Salah satunya dengan bekerjasama dengan Baznas Kota Malang.

"Urusan tanggungan-tanggungan, nanti akan di take over oleh kami," kata Sutiaji saat melakukan pertemuan bersama korban dan Kepala Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Malang, Sugiarto Kasmuri di Balai Kota Malang, Rabu (19/5/2021). 

Termasuk, kata Sutiaji berkaitan dengan langkah hukum yang akan ditempuh. Sebab, diketahui, Mala melakukan pinjaman di 24 aplikasi pinjol, di mana hanya 5 pinjol yang berkategori legal. Namun, dari jumlah legal ini, baru satu pinjol yang beehasil dilunasi oleh guru TK ini. 

"Biar saya yang bicara dengan OJK, langkah hukumnya akan kami tentukan. Kalau dari njenengan bayar, kami carikan upaya pembayaran, untuk biaya pokoknya saja. Nanti akan diinventarisir berapa jumlah hutang pokoknya," imbuhnya.

Terkait bagaimana agar Mala bisa mendapatkan pekerjaan kembali, pihaknya juga akan mengupayakan dengan mengkoordinasikan dengan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang.

"Satu per satu akan kami selesaikan, nanti kami komunikasikan dengan Dinas Pendidikan. Biar bisa diupayakan di sekolah yang sebelumnya atau yang dekat dari rumah (korban)," jelasnya.

Lebih jauh, dalam kesempatan ini, Sutiaji juga berpesan kepada masyarakat Kota Malang agar selalu berhati-hati dan waspada akan adanya tawaran pinjol ilegal. Sehingga, kejadian serupa tidak akan terulang kembali.

"Nanti kami beri edukasi, dibantu dengan OJK. Jangan sampai tergiur pinjol. Dengan adanya upaya penyelesaian ini, saya harap, agar beliau (Mala) tidak usah meminjam lagi ke pinjol," tandasnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari JatimTIMES.com. Mari bergabung di Grup Telegram , caranya klik link Telegram JatimTIMES, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.
Topik
Kota MalangGuru TKkasus pinjaman onlinepinjolAplikasi Pinjol

Berita Lainnya

Berita

Terbaru