Kemenkes Hentikan Distribusi Vaksin AstraZeneca, Bagaimana yang di Kota Malang?

May 18, 2021 18:49
Vaksin AstraZeneca. (Foto: Reuters/Dado Ruvic).
Vaksin AstraZeneca. (Foto: Reuters/Dado Ruvic).

MALANGTIMES - Baru-baru ini, jenis vaksin AstraZeneca cukup menjadi perdebatan. Padahal, proses percepatan vaksinasi Covid-19 di Tanah Air tengah digencarkan.

Sayangnya, di tengah proses vaksinasi, sebagian besar distribusi dan penggunaan AstraZeneca untuk sementara dihentikan oleh Kementerian Kesehatan (Kemenkes). Namun, sejatinya hal itu tak perlu menjadi kekhawatiran di masyarakat, khususnya di Kota Malang.

Sebab, Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang memastikan, vaksin AstraZeneca yang dihentikan ini bukan yang termasuk disalurkan ke Kota Malang. Artinya, dengan jenis yang berbeda.

Kepala Dinkes Kota Malang dr Husnul Muarif menyatakan, vaksin AstraZenece yang telah didatangkan ke Kota Malang berbeda kode produksinya atau batch yang dihentikan oleh Kemenkes. Di mana, batch yang telah ditarik kembali tersebut yakni AstraZeneca batch CTMAV547.

"Di Jawa Timur tidak ada (batch CTMAV547). Jadi vaksin dengan kode itu ada di 7 provinsi dengan batch seperti yang ditulis di BPOM. 7 provinsi ini tidak termasuk Jawa Timur," ujarnya.

Husnul menjelaskan, jika batch CTMAV547 yang dihentikan sementara oleh Kemenkes tengah dalam uji BPOM kembali. Sementara, untuk batch lainnya, termasuk yang di datangkan ke Kota Malang dapat terus dilanjutkan.

"Ini yang disampaikan BPOM untuk melalui uji dulu, selain nomor batch tersebut masih bisa diteruskan," jelasnya.

Menurut Husnul, pendistribusian vaksin AstraZeneca itu sendiri telah mulai dilakukan kepada penerima vaksin di Kota Malang sejak Senin (17/5/2021) kemarin. Di mana, telah ada sebanyak 100 ribu dosis untuk melanjutkan vaksinasi tahap kedua bagi lansia dan petugas pelayanan publik lainnya.

"Di Kota Malang datang  sebelum lebaran itu 100 ribu dosis. Kemarin sudah mulai digunakan," tandasnya.

Topik
vaksin astrazenecaastrazeneca di kota malangDinkes Kota Malangwisata pantai tambakrejoberita vaksin kota malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru