Usung Pentol Demit, Mahasiswa Unisma Raih Pendanaan KBMI 2021

May 18, 2021 18:19
Oktavia Yovi Ratnasari (21) Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang merupakan ketua tim dalam  penyusunan kegiatan bisnis atau wirausaha Pentol Demit (Ist)
Oktavia Yovi Ratnasari (21) Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang merupakan ketua tim dalam  penyusunan kegiatan bisnis atau wirausaha Pentol Demit (Ist)

MALANGTIMES - Mahasiswa Universitas Islam Malang (Unisma) mendapatkan pendanaan usai lolos dalam Kegiatan Berwirausaha Mahasiswa Indonesia (KBMI). Dalam program yang digelar oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) itu, bentuk kegiatan atau usulan yang diusung mahasiswa Unisma adalah Pentol Demit.

Oktavia Yovi Ratnasari (21) Mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) yang merupakan ketua tim dalam 
penyusunan kegiatan bisnis atau wirausaha Pentol Demit mengungkapkan, jika awalnya ia bersama dengan tim usai mendapatkan informasi adanya Program KBMI langsung mencoba mengikuti program tersebut. 

Di bawah arahan dosen pembimbing di Unisma, Dr Surya Sari Faradiba SSi MPd, ditambah bekal pengalaman yang ia peroleh selama berwirausaha menjual Pentol Demit, ia kemudian bersama tim yang terdiri dari Ays Valentina, Nabila Utomo, Yulia Kurniasari menyusun dan mengisi kuisioner proposal persyaratan dalam administrasi Program KBMI tersebut. 

"Karena saya juga kebetulan wirausaha itu, pas ada kesempatan saya coba, kemudian ada arahan dari dosen pembimbing di kampus," beber mahasiswa semester 4 itu. 

Stan pentol

Mengenai Pentol Demit, dijelaskannya berbeda dengan yang ada dipasaran. Selain rendah kolesterol, pada sajian Pentol Demit juga dilengkapi dengan sajian gizi yang diperoleh dari sayuran yang diolah dengan olahan Pentol Demit. 

Dalam campuran sayur yang digunakan dalam olahan Pentol Demit, dijelaskannya mengunakan sayuran segar seperti Brokoli, Bayam maupun Wortel. Sayuran tersebut digiling menjadi satu dengan olahan Pentol Demit dan kemudian juga ditambahkan dengan resep rahasia yang tetap menjaga cita rasa khas Pentol Demit.

"Jadi Pentol Demit bukan hanya sekedar pedas saja, tapi juga dicampur sayur-sayuran sehingga lebih mengandung banyak gizi dari sayuran, namun rendah kolesterol," jelasnya.

Usai lolos mendapatkan pendanaan dari Program KBMI dengan nominal yang cukup besar, dirinya mengatakan akan lebih mengembangkan usaha Pentol Demit yang saat ini masih tersedia satu stan di kawasan Kota Batu. Penambahan stan atau cabang tersebut diharapkan akan lebih menambah omset yang diperoleh. 

"Rencananya mau menambahkan cabang dan mungkin juga akan lebih menginovasikan Pentol Demit ini dengan bahan lainnya. Untuk omset saat ini memang sudah lumayan, meskipun masih satu stan," paparnya.

Sementara itu, mengenai KBMI sendiri, merupakan program implementasi dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) guna mendorong lahirnya wirausahawan muda dari kampus yang mampu menghasilkan kreativitas para mahasiswa yang kreatif maupun inovatif dalam membuka peluang usaha baru.

Topik
Mahasiswa Unismaunisma malanginovasi mahasiswaidul fitri lumajang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru