Dewan Ingatkan Eks Penghuni Lokalisasi Girun Rawan Pindah Tempat, Tomas Sebut Ada KDS

May 17, 2021 19:50
Alat berat saat mengeksekusi lokalisasi Girun (foto: PT KAI for MalangTIMES)
Alat berat saat mengeksekusi lokalisasi Girun (foto: PT KAI for MalangTIMES)

MALANGTIMES - DPRD Kabupaten Malang minta Satpol PP Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Malang rajin monitor lokalisasi yang terselubung pasca penggusuran lokalisasi Girun. Karena dimungkinkan eks PSK di lokalisasi Girun bakal bergeser ke tempat lain.

Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Malang, Zia Ulhaq mengatakan bahwa dulunya hampir di setiap kecamatan marak adanya lokalisasi. Dengan penggusuran lokalisasi Girun, pihaknya berharap Pemkab Malang dapat terus monitor lokalisasi lain. “Tapi saat ini kan sudah benar-benar dilarang. Semoga terus tidak ada lagi (lokalisasi, red),” ungkap pria yang akrab disapa Zia tersebut.

Sementara itu, untuk mengantisipasi tumbuhnya lokalisasi baru atau maraknya lokalisasi lama yang telah ada, Zia berharap Satpol PP melakukan pemantauan secara berkala. Hal itu karena pasca penggusuran lokalisasi Girun, eks pekerja seks komersial (PSK) belum diketahui ke mana berlabuh.“Khawatirnya, lokalisasi yang dulu dilarang, diam-diam mulai beroperasi kembali,” ujarnya.

Di sisi lain, salah seorang tokoh masyarakat (tomas) Desa Gondanglegi Wetan yang enggan disebutkan namanya mengatakan pasca penertiban eks lokalisasi Girun, Pemerintah Kabupaten Malang masih memiliki pekerjaan rumah (PR).

Karena masih ada indikasi adanya praktik wisata lendir di wilayah Kecamatan Gondanglegi yang lain. Salah satunya yakni kawasan yang populer dengan sebutan Kandang Sapi (KDS).

Wilayah tersebut berada tidak jauh dari kantor Kecamatan Gondanglegi. Atau arah ke selatan dari Puskesmas Gondanglegi, sekitar 500 meter terdapat pasar hewan atau biasa disebut pasar sapi. “Tempat itu kalau malam sangat ramai. Selain untuk tempat karaoke, di situ juga ada dugaan untuk bisnis prostitusi,” jelasnya singkat.

Topik
Berita MalangLokalisasi GirunKandang SapiZia Ulhaqkdskds

Berita Lainnya

Berita

Terbaru