Motor Curian Berhasil Ditemukan, Pelaku Pembacokan Ibu Hamil di Pakis Masih Diselidiki Kepolisian

May 14, 2021 19:26
Ilustrasi Curanmor (Ist.)
Ilustrasi Curanmor (Ist.)

MALANGTIMES - Polisi masih mendalami kasus pembacokan Mujiati (25), seorang ibu hamil 2 bulan yang sempat menggemparkan warga Sekapuro Pakis, Kamis (13/5/2021) kemarin.

Barang bukti sepeda motor yang merupakan hasil curian dari korban pembacokan tersebut ditemukan tak jauh dari lokasi kejadian.

Sepeda motor tersebut ditemukan di sebuah rumah warga sekitar yang juga menjadi tempat potong rambut.

Pada sepeda motor Honda Beat Nopol N 5839 GS juga ditemukan masker yang berlumuran darah dan sebuah celurit kecil yang diduga digunakan pelaku untuk menganiaya korban.

Sementara itu, Kapolsek Pakis AKP Mohammad Lutfi menerangkan jika saat ini petugas Reskrim sudah dikerahkan untuk terus mendalami kasus ini.

Namun, ketika dikonfirmasi perihal identitas pelaku pembacokan ibu hamil tersebu, ia belum bisa membeberkan informasi detailnya.

"Ya mas, kami masih mendalami kasus itu. Anggota masih di lapangan untuk Pulbaket (Pengumpulan Bahan Keterangan, red)," ucapnya ketika dihubungi MalangTIMES, Jumat (14/5/2021).

Di sisi lain, Lutfi juga belum dapat memastikan motif dari pelaku penganiayaan ibu hamil tersebut, apakah motifnya karena ingin merampok dan merampas barang milik korban ataukah ada motif lainnya.

"Masih kami dalami. Kalau motifnya bisa diketahui setelah orang yang diduga pelaku tertangkap," imbuhnya.

Seperti yang diketahui, tragedi penganiayaan seorang ibu hamil di Jalan Raya Sekarpuro Pakis ini sempat menggegerkan warga sekitar lantaran sang korban sempat berteriak meminta tolong.

Seperti yang diberitakan MalangTIMES sebelumnya, penganiayaan yang terjadi sekitar pukul 6 pagi tersebut langsung didatangi beberapa pihak terkait setelah korban ditemukan oleh mertuanya di kamar berlumuran darah.

Kemudian korban langsung dilarikan ke Rumah Sakit dan mertua korban membenarkan jika motor korban dicuri oleh pelaku penganiayaan.

Saat ini MalangTIMES masih mencari kelanjutan berita dan informasi dari pihak kepolisian terkait. Setelah tersebarnya informasi tersebut melalui pesan WhatsApp, Kapolres Malang AKBP Hendri Umar langsung menginstruksikan petugas terkait untuk langsung turun ke lokasi kejadian.

Topik
Korban PembacokanPembacokankabkabupaten malangKabupaten Malang

Berita Lainnya

Berita

Terbaru